Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kebakaran di 8 Ulu Hanguskan Empat Rumah, Polisi Turunkan Water Canon Padamkan Api

19/10/2026

Kebakaran Hebat di 8 Ulu Palembang, Warga dan Damkar Berjibaku Padamkan Api

19/10/2026

Diduga Alami Pelecehan, Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polisi

19/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 20 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Jarak Pandang Membaik, Pemanfaatan Teknologi Dry Ice Dilanjutkan
Regional

Jarak Pandang Membaik, Pemanfaatan Teknologi Dry Ice Dilanjutkan

alwiBy alwi19/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Penerapan Dry Ice di Sumsel. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Upaya mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi dry ice.

Memasuki hari ketiga penerapan, jarak pandang dilaporkan meningkat hingga 6.000 meter.

Baca juga :   Kisah Pilu Istri Aipda Petrus, Berjuang Hidup Tanpa Suami demi Anak yang Masih Bayi



Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, penggunaan teknologi dry ice dilakukan secara berkelanjutan dengan mengerahkan dua pesawat dan sekitar 1,5 ton bahan setiap hari. Perkembangan jarak pandang tersebut menjadi salah satu indikator yang dipantau dalam upaya mengurangi dampak kabut asap.

Hal itu disampaikan Herman Deru seusai mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Kristomei Sianturi, di Base Ops Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, Minggu (18/10).

“Alhamdulillah, hari ini jarak pandang bertambah menjadi 6.000 meter. Teknologi dry ice ini sudah memasuki hari ketiga, setiap hari menggunakan 1,5 ton dengan dua pesawat. Koordinasi terus kami lakukan bersama Menteri, BMKG, dan BNPB,” ujar Herman Deru.

Menurut Herman Deru, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas sektor agar berbagai langkah yang dilakukan dapat berjalan optimal. Selain pemadaman di titik kebakaran, pemanfaatan teknologi juga terus diupayakan untuk membantu mengurangi dampak kabut asap.

Baca juga :   Dijuluki Ratu Sensor, Menkomdigi Meutya Hafid Disindir Saat Kritik Karhutla Dibatasi

Kunjungan Kepala BNPB ke Sumatera Selatan dilakukan untuk meninjau langsung upaya penanggulangan karhutla sekaligus mengevaluasi kebutuhan daerah dan dukungan yang diperlukan dari pemerintah pusat.

Kristomei Sianturi mengatakan, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu diperkuat untuk memastikan seluruh langkah penanganan berjalan efektif, cepat, dan tepat sasaran.

“Kita sudah berkoordinasi. Tinggal bagaimana kita mengefektifkan upaya yang dilakukan Satgas Karhutla agar benar-benar efektif, cepat, dan tepat,” katanya.

Ia menjelaskan, efektivitas penggunaan teknologi dry ice dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga menjadi perhatian sesuai arahan Presiden. Evaluasi diperlukan untuk mengukur manfaat kedua metode tersebut dalam mendukung penanganan karhutla.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini, Palembang Cerah Berawan

Menurutnya, apabila teknologi dry ice terbukti efektif, efisien dari sisi biaya, dan dapat diterapkan secara luas, metode tersebut berpeluang dimanfaatkan di wilayah lain yang menghadapi persoalan serupa.

“Kalau teknologi ini dianggap bagus, tidak terlalu banyak memakan biaya, dan bisa diaplikasikan di seluruh wilayah Indonesia, mengapa tidak? Kita akan terus melakukan upaya ini seefektif mungkin,” ujarnya.

Kristomei juga menyebut Kalimantan Tengah sebagai wilayah yang menjadi perhatian utama dalam penanganan karhutla berdasarkan data yang dimiliki BNPB, disusul Sumatera Selatan. Kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya penguatan koordinasi serta dukungan pemerintah pusat terhadap daerah terdampak.

Di sisi lain, ia menekankan bahwa keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah dan petugas di lapangan. Partisipasi masyarakat serta tanggung jawab perusahaan pemegang konsesi dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api baru.

Baca juga :   BNPB Tambah Helikopter Water Bombing untuk Sumsel

Menurutnya, upaya pemadaman akan sulit memberikan hasil maksimal jika pembakaran lahan masih terus terjadi. Karena itu, pencegahan harus berjalan beriringan dengan penanganan kebakaran agar dampak kabut asap terhadap masyarakat dapat ditekan.

“Mari kita bersatu, baik pemerintah daerah, masyarakat maupun pihak swasta. Kita atasi kebakaran ini bersama-sama karena dampaknya dirasakan oleh semua, bukan hanya satu atau dua orang,” tutupnya. (DSK)

Gubernur Sumsel Herman Deru Jarak Pandang Kabut Asap Karhutla Teknologi Dry Ice
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGaji PNS Bakal Masuk Kopdes Merah Putih, Kapan Mulai Berlaku?
Next Article Kompak! Eks Anggota Komisi II DPR Sebut Pasal Gibran Tak Pernah Dibahas
alwi

Related Posts

Regional

Kebakaran di 8 Ulu Hanguskan Empat Rumah, Polisi Turunkan Water Canon Padamkan Api

19/10/202612 Views
Regional

Kebakaran Hebat di 8 Ulu Palembang, Warga dan Damkar Berjibaku Padamkan Api

19/10/202612 Views
Politik

Dijuluki Ratu Sensor, Menkomdigi Meutya Hafid Disindir Saat Kritik Karhutla Dibatasi

19/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202330,019 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202429,852 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202523,812 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?