RELUNG.ID – Pemeriksaan terhadap jasad Ita Anggraini (46) yang ditemukan mengapung di bawah Jembatan Pesona Sungai Kelekar Tanjung Senai, Indralaya, Ogan Ilir, Senin kemarin (19/8) telah dilakukan.
Dari hasil pemeriksaan, dokter forensik menemukan sejumlah luka yang diduga menjadi penyebab meninggalnya korban.
Dokter Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang, dr Indra mengatakan, dari hasil pemeriksaan ada dua luka robek di leher korban dan pinggang korban. Selain itu, ada luka lebam di pinggangnya hingga merobek hati.
“Luka robek di leher ini sampai memutus saluran nafas. Kemudian, ada kawat seling yang diikat di perut dan ke batu penggilingan,” katanya.
Diduga banyaknya luka ini menjadi penyebab korban meninggal dunia. Kemudian, batu penggilingan yang diikat ke perut ini untuk menenggelamkan tubuh korban. Diperkirakan korban meninggal sudah dua hari sebelum ditemukan.
“Sekitar dua hari paling lama korban meninggal,” pungkasnya. (FZI)

