RELUNG.ID- Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, para penjual hewan kurban musiman di Kota Pagar Alam mulai kebanjiran pesanan. Momentum Idul Adha yang bertepatan dengan musim panen kopi membuat daya beli masyarakat meningkat, menjadikan momen ini sebagai peluang meraup untung besar.
Suroto (45), salah satu pedagang kambing kurban musiman, mengatakan bahwa ada tiga jenis kambing yang paling banyak diminati masyarakat, yaitu kambing lokal, Etawa, dan Manggala. Masing-masing memiliki ukuran dan harga yang berbeda-beda.
“Kalau kambing lokal biasanya kami jual di hari biasa mulai dari Rp700 ribu sampai Rp1 juta. Tapi menjelang Idul Adha ini, harganya bisa naik jadi Rp1,5 juta,” ujar Suroto, Selasa (4/6/2025).
Jenis kambing yang paling banyak diburu pembeli adalah Etawa dan Manggala asal Lampung. Keduanya berukuran lebih besar dibanding kambing lokal dan dikenal sebagai jenis pedaging, sehingga cocok untuk kurban.
“Harga kambing Etawa dan Manggala mulai dari Rp2,2 juta untuk ukuran kecil, sampai Rp3,5 juta. Untuk Manggala yang paling besar, harganya bisa tembus Rp6 juta per ekor,” jelasnya.
Ia menyebutkan, kenaikan harga kambing kurban tahun ini mencapai 30 persen. Meski begitu, permintaan tetap tinggi karena masyarakat lebih memilih kambing dengan ukuran besar dan daging yang melimpah.
Untuk memberi kemudahan bagi pembeli, Suroto juga menyediakan layanan penitipan kambing. Hewan yang sudah dibeli dapat dititipkan dan diambil sehari sebelum hari raya, dengan catatan biaya makan ditanggung pemilik kambing.
“Konsumen bisa titip kambing dulu di tempat kami. Tapi ada perjanjian soal biaya makan selama dititipkan,” tutupnya.[TFK]

