RELUNG.ID- Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang mengimbau para siswa untuk tidak merayakan kelulusan dengan melakukan konvoi di jalan raya.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Radipta, menjelang pengumuman kelulusan tingkat SMA dan SMP.
Finan menegaskan, aksi konvoi kelulusan bukan hanya dapat mengganggu ketertiban lalu lintas, tetapi juga berisiko menimbulkan kecelakaan. Oleh karena itu, pihaknya tidak akan segan melakukan penindakan jika masih ditemukan siswa yang membandel.
“Saya menghimbau pada saat kelulusan nanti, anak-anak sekolah baik SMA maupun SMP harus menjaga keamanan. Jangan ikut-ikutan pawai, bergerombol, atau konvoi di jalan,” kata Finan, Rabu (4/6/2025).
Selain kepada siswa, Finan juga meminta peran aktif para guru untuk ikut mengawasi murid-muridnya. Ia berharap pihak sekolah dapat mengontrol perilaku siswanya agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Saya juga mengimbau kepada guru masing-masing sekolah untuk mengawasi anak-anaknya, dikontrol agar tidak melakukan kegiatan yang merugikan,” tegasnya.
Finan menambahkan, pihak sekolah sebaiknya menyediakan alternatif perayaan yang positif dan bermanfaat di lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan untuk menekan potensi kegiatan euforia berlebihan yang bisa berujung pada pelanggaran atau insiden di jalan raya.
“Euforia boleh, tapi jangan berlebihan. Rayakanlah di sekolah saja. Namun kami tetap akan melakukan pemantauan di lapangan,”ujarnya.
Jika masih ditemukan konvoi kelulusan di jalan raya, polisi akan langsung memberikan teguran bahkan penindakan sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau ditemukan, tentu akan kami tindak karena sudah mengganggu pengguna jalan,”pungkasnya.[YKP]

