RELUNG.ID– Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan santai bersama sejumlah rekan seangkatannya di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di kediaman pribadinya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (20/7/2026).
Pertemuan yang dihadiri sekitar delapan orang itu berlangsung hangat. Salah satu rekan yang hadir diketahui bernama Mulyono. Pantauan di lokasi, para tamu mulai memasuki kediaman Jokowi sekitar pukul 10.16 WIB dan suasana penuh canda tawa terdengar dari dalam rumah.
Jokowi membenarkan bahwa pertemuan tersebut merupakan reuni kecil sekaligus bagian dari persiapan menghadapi sidang perkara dugaan ijazah palsu yang menyeret Roy Suryo dan dr. Tifa sebagai terdakwa.
“Ya (reuni). Ya, mempersiapkan diri dan rekan-rekan saya seangkatan (untuk hadiri sidang),” kata Jokowi kepada wartawan.
Saat ditanya apakah dirinya tengah mempersiapkan diri untuk memberikan keterangan di persidangan, Jokowi menjawab singkat.
“Iya, betul,” ujarnya.
Usai pertemuan di kediamannya, Jokowi bersama para sahabat kuliahnya melanjutkan kebersamaan dengan makan siang bersama.
Sebelumnya, kuasa hukum dua rekan kuliah Jokowi, Mustoha Iskandar dan Prono, Ade Darmawan, mengungkapkan sebanyak 14 hingga 15 teman kuliah Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM akan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan.
Menurut Ade, para saksi dikumpulkan untuk menyegarkan kembali ingatan mereka mengenai peristiwa-peristiwa semasa kuliah serta mencocokkan keterangan yang sebelumnya telah diberikan kepada penyidik dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Kita memastikan saksi-saksi ini bisa hadir semua tanpa terkecuali. Kita cek kesehatannya, memorinya, pengingatnya ketika di BAP seperti apa. Ini kan sudah hampir satu tahun lebih, sehingga perlu kita cross-check kembali. Yang kita pastikan adalah apa yang konsisten pada apa yang sudah disampaikan,” ujar Ade.
Ia menegaskan, seluruh saksi yang akan dihadirkan merupakan rekan satu angkatan, satu fakultas, bahkan sebagian merupakan teman satu kelas Jokowi selama menempuh pendidikan di UGM.
“Ada 14 sampai 15 orang. Teman kuliah semua dari UGM dan fakultas yang sama, lulus tahun yang sama, dan teman satu kelas beliau. Bahkan ada teman yang dikirim ke Aceh bareng,” katanya.
Kehadiran para saksi tersebut diharapkan dapat memberikan keterangan mengenai aktivitas akademik Jokowi selama menjadi mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik dan manipulasi dokumen elektronik terkait tudingan ijazah palsu.[YKP]

