Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kabut Asap Diduga Picu Sesak Napas Ojol Hingga Meninggal, Gubernur Sumsel: Harus Otopsi Dulu
Regional

Kabut Asap Diduga Picu Sesak Napas Ojol Hingga Meninggal, Gubernur Sumsel: Harus Otopsi Dulu

alwiBy alwi05/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel Herman Deru saat ditemui dikantornya. (Thoriq/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kematian seorang pengemudi ojek online (ojol) di tengah pekatnya kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang menjadi perhatian.

Meski keluarga menyebut kondisi kesehatan korban memburuk setelah terpapar asap, pemerintah belum memastikan kabut asap sebagai penyebab kematiannya.

Baca juga :   Pajak Kendaraan Naik, ATPM dan Dealer Minta Relaksasi ke Gubernur Sumsel

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta penyebab kematian Hardiansyah (41) tidak langsung dikaitkan dengan kabut asap maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, penyebab kematian harus dipastikan melalui pemeriksaan medis.

“Untuk yang meninggal, saya tidak bisa membenarkan atau menolak, sebab penyebab meninggal harus otopsi,” kata Herman Deru seusai menerima massa mahasiswa yang melakukan aksi terkait karhutla, Senin (5/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah kabar meninggalnya Hardiansyah mencuat di tengah kondisi kualitas udara Palembang yang memburuk akibat kabut asap.

Baca juga :   Aktif Lestarikan Lingkungan Lewat Pemupukan Tanaman

Herman Deru mengatakan pemerintah Sumsel terus melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah. Di saat bersamaan, layanan kesehatan juga disiapkan untuk mengantisipasi dampak asap terhadap masyarakat.

Ia memastikan fasilitas kesehatan di Sumsel disiagakan selama 24 jam, khususnya untuk menangani warga yang mengalami gangguan pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Penanganan ISPA ini free, tidak dikenakan biaya di seluruh faskes,” ujarnya.

Pemerintah juga menambah pos layanan kesehatan di sejumlah kawasan yang dianggap rawan karhutla dan terdampak kabut asap.

Baca juga :   Maestro Lagu Romantis, Yovie Widianto Ditunjuk Jadi Komisaris PT Pupuk Indonesia

Pos tersebut ditempatkan pada titik dengan jumlah penduduk yang cukup padat agar masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan dengan lebih mudah.

“Simpul tempat penduduk terbanyak kita pasangi pos untuk melengkapi itu,” jelas Herman Deru.

Sementara itu, pihak keluarga mengungkapkan Hardiansyah memang memiliki riwayat penyakit asma.

Rika Yunita (39), istri korban, mengatakan kondisi suaminya sempat memburuk ketika kabut asap pekat menyelimuti Palembang. Hardiansyah mengalami sesak napas yang cukup parah hingga penyakit asmanya kambuh.

Baca juga :   Kue Lapan Jam Hingga Gulo Puan: Jejak Kuliner di Meja Lebaran Warisan Kesultanan Palembang

“Setelah diberi obat akhirnya suami saya sehat lagi. Memang kabut asap waktu itu parah sekali sehingga asmanya kumat,” kata Rika saat ditemui di rumah duka, Sabtu (3/10/2026).

Setelah kondisinya membaik, Hardiansyah kembali beraktivitas sebagai pengemudi ojol.

Namun, pada Jumat (2/10/2026), kondisi kesehatannya kembali menurun. Saat itu, menurut Rika, kabut asap cukup pekat dan menyelimuti Kota Palembang sejak pagi hingga malam.

Keluarga kemudian mencoba memberikan nebulizer untuk membantu mengatasi sesak napas yang dialaminya. Namun, kondisi Hardiansyah semakin mengkhawatirkan sehingga ia segera dibawa ke RSUD Bari Palembang.

Baca juga :   Belum Puas Oplas Hidung dan Mata, Elly Sugigi Berencana Rapikan Gigi hingga Facelift

“Biasanya kalau kumat kami nebu. Kemarin sempat pakai nebu juga, tapi saat kondisi terakhir itu sudah panik, jadi langsung dibawa ke rumah sakit. Sampai rumah sakit sudah tidak ada napas lagi,” ungkap Rika.

Rika juga menggambarkan kondisi kabut asap di sekitar rumah mereka yang cukup pekat dalam beberapa hari terakhir. Asap bahkan disebut masuk ke dalam rumah karena sebagian besar bangunan tidak memiliki plafon.

“Cuma kamar saja yang ada plafon,” tutupnya. (YKP)

Gubernur Sumsel Kabut Asap Ojol meninggal Sesak napas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUnila Kenalkan Lampu Pintar Berbasis Blynk ke Siswa SMKN 8 Bandar Lampung
Next Article Kepergok Ambil Uang Pengunjung Pasar 16 Ilir, Copet di Palembang Ditangkap Warga
alwi

Related Posts

Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Regional

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,849 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,724 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,695 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?