RELUNG.ID – Menutup tahun 2025, Desember di Sumatera Selatan diwarnai deretan peristiwa yang memperlihatkan kuatnya sorotan publik terhadap kepatuhan hukum, etika pemerintahan, serta upaya penguatan keamanan.
Dari polemik truk tambang raksasa, ketegangan eksekutif–legislatif, hingga kasus korupsi dan narkotika.
Berikut rangkuman peristiwa yang menonjol sepanjang Desember 2025;
Truk HD Melintas Jalan Umum, DPRD dan Aktivis Desak PPA Angkat Kaki dari Sumsel

PT Putra Perkasa Abadi (PPA) kembali menjadi sasaran kritik keras setelah empat unit truk Heavy Duty (HD) terekam melintas di jalan umum menuju kawasan PT Mustika Indah Permai (MIP) di Kabupaten Muara Enim.
Aktivitas tersebut dinilai melanggar aturan dan mengancam keselamatan publik.
Anggota Komisi IV DPRD Sumsel, H Zulfikri Kadir, menegaskan bahwa PPA berulang kali menggunakan jalan umum untuk operasional truk tambang tanpa izin resmi.
DPRD dan sejumlah aktivis mendesak agar perusahaan tersebut angkat kaki dari Sumatera Selatan jika tetap membandel dan tidak patuh pada regulasi transportasi pertambangan.
Paripurna Gagal Digelar, Absennya Wali Kota Palembang Tuai Kecaman

Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I DPRD Kota Palembang yang dijadwalkan membahas Propemperda 2026 dan Raperda APBD 2026 terpaksa ditunda akibat absennya Wali Kota Palembang Ratu Dewa beserta jajaran eksekutif tanpa penjelasan.
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari kalangan legislatif. Pengamat politik Sumatera Selatan, Bagindo Togar BB, menilai ketidakhadiran tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap lembaga DPRD.
Ia mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) agar persoalan relasi eksekutif–legislatif disikapi secara serius dan terukur.
Sidang Perdana Kasus Tol Betung–Tempino, Crazy Rich Palembang Didakwa Tiga Pasal

Sidang perdana kasus dugaan korupsi pemalsuan dokumen lahan pembangunan Tol Betung–Tempino digelar di Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang, Kamis (4/12/2025).
Terdakwa Kemas H Abdul Halim Ali atau H Alim yang dikenal sebagai Crazy Rich Palembang—didakwa tiga pasal primer oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Musi Banyuasin.
Perkara ini menjadi perhatian publik karena menyangkut proyek strategis nasional sekaligus menyeret figur pengusaha ternama.
Proses persidangan diharapkan membuka terang dugaan praktik korupsi dalam pengadaan lahan proyek infrastruktur.
Ratusan Satpol PP Empat Lawang Jalani Pelatihan Bintalsik

Sebanyak 380 personel Satpol PP Kabupaten Empat Lawang mengikuti pendidikan dan pelatihan pembinaan mental dan fisik (Bintalsik) serta Latsar Gada Pratama.
Kegiatan yang ditutup pada Jumat (12/12/2025) ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya di tingkat desa.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan profesionalisme dan ketangguhan aparatur penegak perda dalam menghadapi dinamika keamanan masyarakat.
PGK Sumsel Dorong Penguatan Kolaborasi Intelijen Pasca Penangkapan Buronan Narkoba

DPW Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan menyoroti keberhasilan penangkapan buronan narkotika kelas kakap Dewi Astutik sebagai bukti efektivitas kolaborasi intelijen lintas negara.
Buronan tersebut disebut terlibat dalam jaringan narkoba bernilai hingga Rp5 triliun.
PGK menilai capaian ini harus menjadi momentum memperkuat sinergi antara BNN pusat, BNN daerah, serta aparat penegak hukum lainnya agar pemberantasan narkotika berskala besar dapat dilakukan secara berkelanjutan. (RELUNG)

