RELUNG.ID- Juni 2025 menjadi bulan yang penuh ironi bagi Sumatera Selatan. Sejumlah peristiwa serius justru mencuat ke ruang publik mulai dari kecelakaan lalu lintas yang melibatkan ambulans pembawa pasien, isu intoleransi daerah, kriminalitas jalanan, hingga pembunuhan sadis yang mengguncang warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Berikut rangkuman peristiwa yang menyita perhatian publik sepanjang Mei 2025 dalam kaleidoskop Sumatera Selatan.
1.Ambulans Ditabrak Truk Tangki, Keadilan Dipertanyakan

Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, tepatnya di dekat pintu Tol Musi Landas, Kabupaten Banyuasin, Jumat (16/5) malam, menjadi sorotan utama.
Sebuah ambulans RSUD Bayung Lencir yang tengah membawa pasien gagal ginjal rujukan ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang ditabrak truk tangki. Akibat benturan keras, sopir ambulans mengalami luka serius, sementara perawat dan pasien turut mengalami cedera.
Yang menjadi perhatian, hingga berminggu-minggu pascakejadian, pemilik truk tangki disebut belum menunjukkan itikad baik kepada korban maupun pihak rumah sakit. Kuasa hukum RSUD Bayung Lencir bahkan meminta aparat penegak hukum menyita kendaraan tersebut, mengingat sopir truk diketahui positif narkoba saat diamankan polisi.
2.Pagar Alam Masuk Daftar Kota Intoleran, Warga Bereaksi

Nama Kota Pagar Alam mendadak menjadi perbincangan nasional setelah masuk dalam daftar 10 kota paling intoleran di Indonesia versi Setara Institute.
Penilaian itu memicu penolakan dari warga, khususnya kelompok minoritas. Tokoh pemuda Tionghoa Pagar Alam, Johan Ko Cik, menyebut label intoleran tidak mencerminkan realitas kehidupan sosial di daerah tersebut.
Pemerintah Kota Pagar Alam juga membantah keras tudingan tersebut dan menegaskan bahwa Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) aktif menjaga harmoni antarumat beragama. Isu ini pun membuka ruang diskusi publik soal metode penilaian dan potret toleransi di daerah.
3.Pencurian di Hajatan Viral, Berakhir Damai

Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita tertangkap basah mencuri di sebuah hajatan di Kelurahan Tumbak Ulas, Pagar Alam, viral di media sosial.
Pelaku, Dewi Inaryani (37), berpura-pura menjadi tamu undangan sebelum mengambil uang dan barang berharga milik tuan rumah. Aksi tersebut gagal setelah pelaku dipergoki dan diamankan warga.
Meski sempat diamankan polisi, kasus ini berakhir damai setelah korban dan keluarga pelaku sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan.
4.Pembunuhan Sadis di OKU, Pelaku Diamankan

Peristiwa paling menggemparkan terjadi di Desa Marga Bhakti Unit XI, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten OKU. Seorang pria, Abdillah alias Dogol (45), menganiaya Asep Rosmanda alias Asnawi (55) dengan sebilah parang hingga tewas di teras rumahnya sendiri.
Tak hanya itu, istri korban juga mengalami luka akibat penusukan. Polisi menyebut aksi brutal tersebut diduga dipicu oleh rasa ketersinggungan. Pelaku berhasil diamankan kurang dari satu jam setelah kejadian bersama barang bukti senjata tajam.
Kasus ini menambah daftar kejahatan dengan kekerasan yang menyita perhatian publik Sumatera Selatan sepanjang Mei.
5.Peredaran Narkoba Masih Mengkhawatirkan

Di Kota Pagar Alam, seorang pemuda berusia 21 tahun ditangkap saat tengah menggunakan sabu di rumahnya. Polisi menyita sembilan paket sabu beserta alat hisap dan menyebut pelaku sebagai kurir sekaligus pengedar.
Kasus ini kembali menegaskan bahwa peredaran narkoba masih menjadi persoalan serius di wilayah Sumatera Selatan, termasuk di daerah yang relatif kecil secara demografis.[YKP]

