RELUNG.ID – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Kabupaten Empat Lawang.
Puluhan hektare kebun sawit siap panen di Desa Pancurmas Unit Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, hangus dilalap si jago merah.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai angka fantastis sebesar Rp2,4 miliar.
Peristiwa nahas ini terjadi di tengah cuaca panas ekstrem dan angin kencang yang melanda wilayah Empat Lawang. Kondisi ini membuat api dengan cepat menjalar dan melahap sekitar 20 hektare lahan sawit milik warga.
“Api menyebar sangat cepat karena angin bertiup kencang dan kondisi lahan yang kering akibat cuaca panas,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BPBD Empat Lawang, Harry Pratama yang memimpin langsung upaya pemadaman di lokasi, kemarin.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Empat Lawang, bersama jajaran terkait seperti Kabid Kedaruratan, Kabid Pencegahan, dan Kasi Rehabilitasi BPBD, langsung bergerak cepat menuju titik api.
Namun, medan yang terjal dan curam menjadi tantangan utama. Armada tangki air tak mampu menjangkau lokasi kebakaran, memaksa tim untuk menggunakan peralatan manual dan metode pemadaman konvensional.
Meskipun demikian, berkat kegigihan tim, api berhasil dikendalikan hingga malam hari, meski belum sepenuhnya padam.
BPBD Empat Lawang kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah musim kemarau panjang yang masih melanda berbagai daerah di Sumatera Selatan.
“Penting bagi warga untuk lebih berhati-hati dan menghindari segala aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran demi mencegah kerugian yang lebih besar,” pungkasnya. (SLM)

