Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla Meluas, BPBD Sumsel Buka Opsi Sekolah di Palembang Diliburkan
Regional

Karhutla Meluas, BPBD Sumsel Buka Opsi Sekolah di Palembang Diliburkan

RiyadiBy Riyadi10/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kalaksa BPBD Sumsel Iqbal Alisyahbana. (Toriq/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di sejumlah wilayah Sumatera Selatan mulai berdampak terhadap kualitas udara di Kota Palembang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel kini menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk membuka opsi merekomendasikan sekolah di Palembang diliburkan apabila kondisi asap semakin pekat dan membahayakan kesehatan.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana mengatakan, opsi tersebut akan ditempuh apabila eskalasi karhutla terus meningkat hingga asap mengganggu kualitas udara, pernapasan, dan kesehatan masyarakat.

Baca juga :   DBD Masih Mengintai Sumsel, Awal Tahun Jadi Periode Paling Rawan

“Jika eskalasi karhutla di Sumsel semakin meningkat dan asap mulai mengganggu kualitas udara, pernapasan, dan kesehatan masyarakat, kita akan merekomendasikan untuk meliburkan sekolah,” ujar Iqbal, Sabtu (8/8/2026).

Namun, Iqbal menegaskan bahwa keputusan meliburkan sekolah tidak akan dilakukan secara otomatis. BPBD akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan instansi terkait dan melihat kondisi kualitas udara serta tingkat kepekatan asap di lapangan.

“Kalau asap mulai tebal dan berbahaya, tentunya kita akan merekomendasikan kepada dinas terkait langkah-langkah apa saja yang perlu diambil,” katanya.

Baca juga :   Lakukan Pelanggaran, Satu Polisi di Polres Lubuklinggau Dipecat Tidak Hormat

Iqbal mengungkapkan, dalam empat hari terakhir keberadaan asap akibat karhutla mulai terasa di sejumlah wilayah Palembang.

Meski demikian, kondisi tersebut belum berlangsung sepanjang hari sehingga hingga kini belum ada rekomendasi untuk meliburkan sekolah.

“Di Palembang dalam empat hari terakhir terasa asap karhutla di Palembang. Tapi, tidak terjadi sepanjang hari,” ujarnya.

Baca juga :   Pendaftaran Peserta Didik Baru untuk SMA/SMK Segera Dibuka di Sumsel

“Untuk saat ini belum ada usulan dan rekomendasi itu,” tegas Iqbal.

BPBD Sumsel terus memantau perkembangan titik kebakaran dan kondisi kualitas udara. Hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah perlindungan masyarakat apabila situasi semakin memburuk.

Baca juga :   Modus Janji Temu, Jatanras Polda Sumsel Tangkap Dua Pelaku Pencurian Mobil Terios

Selain menyiapkan opsi perlindungan bagi pelajar, BPBD Sumsel juga mulai melakukan langkah antisipasi untuk masyarakat.

Saat kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Sumsel, BPBD diminta menyalurkan bantuan masker kepada masyarakat untuk mengurangi risiko paparan asap karhutla.

Pembagian masker menjadi salah satu langkah pencegahan, terutama bagi kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Baca juga :   Heroik! Ibu Hamil di Tasikmalaya Gagalkan Aksi Begal Meski Alami Luka

Iqbal berharap penanganan titik-titik karhutla dapat dilakukan secepat mungkin sehingga Sumsel tidak kembali menghadapi bencana asap dalam skala yang lebih luas.

Menurutnya, dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Jika berlangsung lama, asap juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi.

“Bahkan, lebih luas lagi akan mengganggu hubungan bilateral dengan negara sekitar,” katanya.[THQ]

Karhutla Meluas Opsi Sekolah Libur Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSamsung Perkokoh Dominasi Pasar DRAM Global pada Kuartal II 2026, Ungguli SK Hynix dan Micron
Next Article Mitsubishi Perkenalkan ASX VR-e, Mobil Listrik Rebadge Foxtron Bria dengan Tenaga Hingga 400 HP
Riyadi

Related Posts

Regional

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/20262 Views
Regional

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/20262 Views
Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,923 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,795 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,768 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?