RELUNG.ID- Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Lasdiyanto (48), seorang petani yang tinggal di Dusun II, Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis pagi (13/2).
Insiden tersebut diperkirakan disebabkan oleh korsleting listrik yang memicu kobaran api yang cepat menyebar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.45 WIB, saat Lasdiyanto sedang berada di kebun. Saksi mata, Anto (45), yang melihat api berkobar langsung menghubungi pemilik rumah dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi.
“Saya melihat ada ledakan di dapur belakang rumah korban, lalu segera menghubungi pemilik rumah yang sedang di kebun dan juga menghubungi polisi,” ungkap Anto.
Begitu menerima laporan, petugas kepolisian bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten PALI segera menuju lokasi kejadian. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang terus melahap rumah semi permanen tersebut. Beruntung, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.15 WIB setelah dua jam berjuang melawan kobaran api.
“Rumah korban sebagian besar berbahan kayu, jadi api cepat menyebar dan menghanguskan seluruh bangunan. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa, meski kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta,” kata Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara.
Lasdiyanto, pemilik rumah, mengaku sangat berterima kasih atas keselamatan keluarganya meskipun seluruh harta benda miliknya musnah. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan mencatat keterangan dari saksi. Garis polisi dipasang di lokasi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek menambahkan, bahwa pihaknya memberikan bantuan yang diperlukan kepada korban dan mendampingi keluarga Lasdiyanto. Namun, Lasdiyanto memilih untuk tidak melanjutkan masalah ini ke jalur hukum.
“Kami tetap melakukan investigasi untuk memastikan penyebab kebakaran ini, meskipun pemilik rumah tidak melapor ke polisi,” ujarnya.
Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran, terutama untuk rumah yang menggunakan bahan kayu. Ia menyarankan warga untuk memeriksa kondisi instalasi listrik mereka secara rutin dan segera memperbaiki kabel yang sudah tua atau tidak sesuai standar untuk mencegah kejadian serupa.
“Kesigapan masyarakat dalam mengantisipasi dan menangani keadaan darurat sangat penting. Jika ada tanda-tanda bahaya atau potensi kebakaran, segera laporkan agar bisa segera ditangani,” tegas Kompol Robi. [KJR]

