Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kejari Pagar Alam Pasang Pengawasan Ketat Program MBG, 205 Kepala Sekolah Dilibatkan Jaga Dapur Tetap Bersih
Regional

Kejari Pagar Alam Pasang Pengawasan Ketat Program MBG, 205 Kepala Sekolah Dilibatkan Jaga Dapur Tetap Bersih

ADMINBy ADMIN12/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dapur SPPG OKI saat menyiapkan MBG bagi siswa di sekitaran Kayuagung. (Fauzi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagar Alam bergerak mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak tersandung persoalan kualitas, distribusi, maupun penyimpangan anggaran. Sebanyak 205 kepala sekolah dari jenjang TK, SD hingga SMP negeri dan swasta dilibatkan dalam pengawasan program tersebut.

Langkah itu diwujudkan melalui Sosialisasi Jaga Dapur MBG yang digelar di Aula SD Negeri 74 Kota Pagar Alam, Kamis (11/6/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam, Ira Febrina, serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam, Nopi Apriyadi, Korwil Badan Gizi Nasional (BGN), dan ratusan kepala sekolah se-Kota Pagar Alam.

Baca juga :   Kisah Masinis Susiswo, Mengabdi 31 Tahun di Balik Kendali, Tinggalkan Jejak Disiplin dan Tanggung Jawab

Kegiatan ditandai dengan penyerahan brosur “Jaga Dapur MBG” secara simbolis kepada para peserta. Namun lebih dari sekadar seremoni, sosialisasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan program strategis nasional itu berjalan tepat sasaran.

Kajari Pagar Alam Ira Febrina menegaskan, program MBG tidak boleh tercoreng oleh praktik penyimpangan, baik dalam pengelolaan dapur, kualitas bahan makanan maupun pendistribusian kepada siswa.

Baca juga :   Harga Ayam Tembus Rp33 Ribu per Kilogram, DKPP Sebut Dipicu Program MBG

“Kita tidak mau program baik ini ternoda. Dapur MBG harus bersih, bahan makanan harus berkualitas, dan makanan harus sampai kepada anak-anak tepat waktu. Yang kita jaga bukan hanya makanan, tetapi masa depan generasi bangsa,” tegas Ira.

Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada penyediaan anggaran, tetapi juga pengawasan yang konsisten dari seluruh pihak yang terlibat.

Baca juga :   BP3MI Sumsel Cari Keluarga PMI Asal Lahat yang Meninggal di Malaysia

Karena itu, Kejari Pagar Alam memilih mengedepankan langkah pencegahan sejak dini dengan menggandeng Dinas Pendidikan, BGN, dan seluruh satuan pendidikan.

“Setiap sendok nasi dan setiap butir telur yang diberikan kepada anak-anak harus dipastikan berkualitas dan sampai kepada yang berhak. Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk mengawasi,” katanya.

Ira menilai kepala sekolah memiliki posisi strategis karena menjadi pihak yang berhadapan langsung dengan para penerima manfaat program, yakni siswa.

Baca juga :   205 Warga Binaan Lapas Kelas III Sarolangun Rawas Diusulkan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam Nopi Apriyadi menegaskan pengawasan terhadap program MBG harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pengolahan hingga makanan diterima siswa.

Ia meminta seluruh kepala sekolah tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga berperan aktif sebagai pengawas di lapangan.

“Sekolah adalah garda terdepan. Kami minta kepala sekolah ikut mengawasi kualitas bahan makanan, kebersihan dapur, hingga porsi yang diterima siswa. Jangan sampai ada satu anak pun dirugikan,” tegas Nopi. (TFK)

Dapur SPPG Makan Bergizi Gratis MBG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBantah Fasilitas Gratis dari Hanania Travel, Praz Teguh Tegaskan Bayar Sendiri Rp948 Juta untuk Umrah Keluarga
Next Article Gagal Berangkat Umroh, Warga Palembang Laporkan Agen Travel ke Polisi atas Dugaan Penipuan Rp90 Juta
ADMIN

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,902 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,747 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?