Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Kekurangan Dokter Jadi Alarm Sistem Kesehatan Nasional, Ini Kata Menkes
Indeks

Kekurangan Dokter Jadi Alarm Sistem Kesehatan Nasional, Ini Kata Menkes

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda25/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam rapat dengan Komisi IX soal keracunan MBG, Rabu (1/10/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Keterbatasan jumlah dokter di Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam pemerataan layanan kesehatan nasional. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada akses pelayanan masyarakat, tetapi juga membuat beban kerja tenaga medis semakin berat, terutama di daerah terpencil.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa kekurangan dokter masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Akibatnya, banyak dokter harus bekerja melebihi jam normal untuk menutupi kebutuhan pelayanan kesehatan.

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (25/6/2026), Budi menyampaikan bahwa persoalan tersebut menjadi salah satu tantangan utama dalam transformasi sistem kesehatan nasional yang sedang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, tingginya beban kerja dokter terlihat dari banyaknya tenaga medis yang harus bertugas hingga malam bahkan dini hari. Tidak sedikit pula dokter internship yang harus membantu menutupi kekurangan tenaga kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas.

“Masalah utamanya adalah jumlah dokter yang belum mencukupi sehingga beban kerja mereka menjadi sangat tinggi,” ujarnya.

Persoalan ini semakin terasa di daerah terpencil dan wilayah perbatasan. Salah satu contoh yang disoroti adalah Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, yang hingga kini belum memiliki dokter spesialis.

Tidak hanya itu, sejumlah puskesmas di daerah tersebut juga masih beroperasi tanpa kehadiran dokter maupun dokter gigi. Kondisi tersebut menjadi gambaran nyata ketimpangan distribusi tenaga kesehatan yang masih terjadi di Indonesia.

Menkes menilai, jika persoalan kekurangan dokter tidak segera diatasi, maka kualitas dan akses pelayanan kesehatan masyarakat akan terus menghadapi tantangan.

“Karena itu, pemerintah berupaya meningkatkan jumlah dokter melalui berbagai program pendidikan dan percepatan pemenuhan tenaga kesehatan di daerah,”kata dia.

Selain menambah jumlah dokter, pemerintah juga berupaya memperbaiki distribusi tenaga medis agar tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh layanan kesehatan.

Kemenkes berharap upaya peningkatan jumlah dokter dapat menjadi fondasi penting dalam memperkuat sistem kesehatan nasional. Dengan ketersediaan tenaga medis yang lebih merata, beban kerja dokter dapat berkurang dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin meningkat.[THQ]

 

 

 

Budi Gunadi Sadikin Dokter Kemenkes Menkes
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMulai 1 Juli, Gojek dan Grab Terapkan Potongan Komisi 8 Persen untuk Ojol
Next Article Ratu Dewa Pastikan Penataan PKL Kamboja Bukan Penggusuran, UMKM Tetap Dicarikan Solusi
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20260 Views
Regional

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/20262 Views
Regional

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,923 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,795 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,768 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?