RELUNG.ID- Seorang jemaah haji asal Kota Pagar Alam, Nurimah (80), dilaporkan hilang di Tanah Suci. Ia berangkat bersama 136 jemaah lainnya sejak 25 Mei 2025 dan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 19 bersama jemaah asal Palembang dan OKU Timur.
Kepala Seksi Pelayanan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pagar Alam, Silahudin, membenarkan informasi hilangnya Nurimah.
Menurutnya, laporan diterima dari pendamping haji yang menyampaikan bahwa Nurimah meninggalkan hotel di Mekkah pada 28 Mei dan tidak kembali hingga keesokan harinya.
“Benar, salah satu jemaah haji kita atas nama Nurimah hilang di Tanah Suci. Berdasarkan rekaman CCTV hotel, terlihat ia keluar pada tanggal 28 Mei dan hingga tanggal 29 Mei belum kembali. Peristiwa ini sudah dilaporkan kepada petugas haji Indonesia,” ujar Silahudin saat dikonfirmasi, Rabu (25/6/2025).
Pihak Kemenag Pagar Alam, lanjutnya, terus memantau dan berkoordinasi intensif dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Arab Saudi.
“Kami terus mengikuti perkembangan dan berkomunikasi dengan pihak terkait. Kami mohon doa agar beliau segera ditemukan dalam keadaan sehat,” katanya.
Keluarga Nurimah, menurut Silahudin, telah menerima informasi resmi dari Kemenag terkait kondisi tersebut.
Mereka juga berharap Nurimah bisa segera ditemukan dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.
“Kabar ini sudah kami sampaikan kepada pihak keluarga. Mereka sangat berharap Nurimah segera ditemukan,” tambahnya.
Sementara itu, jemaah haji Kloter 19 asal Sumatera Selatan, termasuk jemaah dari Pagar Alam, dijadwalkan akan tiba kembali di Tanah Air pada 7 Juli 2025 mendatang.[TFK]

