RELUNG.ID- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Empat Lawang masih menanti kepastian terkait rencana penurunan biaya haji tahun 2025 yang digulirkan oleh pemerintah pusat.
Rencana ini disambut baik oleh masyarakat, terutama para calon jamaah haji yang berharap biaya ibadah menjadi lebih terjangkau. Tahun 2025, biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) diperkirakan turun dari Rp93.410.286 pada 2024 menjadi Rp89.410.258.
Dengan perubahan ini, calon jamaah hanya perlu membayar Rp55.431.750, atau turun sebesar Rp614.421 dari biaya sebelumnya yang mencapai Rp56.046.172. “Kami mengharapkan wacana penurunan ini benar-benar terwujud. Namun, untuk kepastian finalnya, kami masih menunggu hasil rapat di tingkat provinsi,” ujar Kasubag Tata Usaha Kemenag Empat Lawang, Saifullah, Kamis (16/1).
Menurutnya, besaran biaya haji sering kali bervariasi antar embarkasi, sehingga pihaknya terus memantau perkembangan terbaru. “Kami berharap biayanya turun sesuai harapan, agar dapat meringankan beban calon jamaah,” tambahnya.
Saifullah juga menyebutkan bahwa kuota haji untuk Kabupaten Empat Lawang tahun ini berjumlah 32 orang. Jika ada penambahan kuota dari provinsi, Kemenag Kabupaten Empat Lawang akan segera menindaklanjutinya.
Rencana penurunan biaya haji diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban finansial calon jamaah, tetapi juga memungkinkan mereka lebih fokus mempersiapkan kebutuhan spiritual.
Andika, salah satu warga Kabupaten Empat Lawang yang keluarganya sudah mendaftar haji, berharap rencana penurunan biaya haji ini benar-benar terwujud. Ia juga berharap pemerintah dapat menambah kuota haji setiap tahunnya.
“Orang tua kami saat mendaftar sudah berusia lanjut. Kalau kuotanya sedikit, jadwal keberangkatan bisa lebih lama,” ungkapnya.
Rencana ini menjadi harapan besar bagi masyarakat yang telah lama menantikan giliran untuk menunaikan ibadah haji. “Semoga rencana ini membawa keberkahan dan dapat segera terealisasi,” tutupnya. (SLM)

