RELUNG.ID – Ratusan warga Pagar Alam dibuat heboh. Pasalnya, mereka dipanggil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dimintai klarifikasi.
Hal ini dikarenakan nama ratusan warga dicatut terkait kredit macet di salah satu bank cabang Pagar Alam.
Berdasarkan pantauan, proses klarifikasi ini dilakukan di Aula Rapat Kantor Camat, Kecamatan Pagar Alam Utara, Senin (10/11/2025).
Salah satu warga Belakang PU, Kelurahan Pagar Alam, Kiki mengaku kaget dirinya dipanggil untuk dimintai klarifikasi oleh BPK. Padahal, dirinya tidak pernah mengajukan pinjaman ke bank tersebut. Bahkan hingga ratusan juta.
Tak hanya itu, dia pun mengaku tidak pernah memiliki kartu Ajungan Tunai Mandiri (ATM) di bank tersebut.
“Kaget lah kah, tiba-tiba ada pinjaman 100 juta, ATM saja saya tidak punya,” katanya disela klarifikasi.
Senada diungkapkan Arka Edison, dia mengaku tak hanya namanya yang dicatut bank tersebut, tetapi juga nama sang istrinya.
“Saya dan istri juga tidak tahu tiba-tiba dipintai keterangan soal pinjaman, dimana masing-masing kita punya pinjaman 100 juta, sehingga totalnya ada 200 juta,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kecamatan Pagar Alam Utara, Ari Iranda membenarkan jika banyak warganya yang dipanggil oleh BPK RI untuk klarifikasi terkait soal pinjaman yang menyebabkan kredit macet pada salah satu bank.
“Kami hanya memfasiltasi tempat saja dalam klarifikasi ini, mengingat hari ini merupakan jadwal warga Kecamatan Pagar Alam Utara,” katanya.
Dalam perkara ini juga ada yang mendapatkan surat panggilan langsung berupa surat resmi dari Kejaksaan, terkhusus bagi warga Pagar Alam yang melakukan pinjaman di bank tersebut di Kabupatan/Kota lain.
“Mereka ini hanya dimintai keterangan, benar apa tidak ada pinjaman, jika memang tidak maka tidak jadi masalah, cukup diakui saja kalau tidak pernah ada melakukan pinjaman,” pungkasnya. (TFK)

