Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kenaikan Pertamax Dipicu Harga Minyak Dunia, Herman Deru Klaim Ekonomi Sumsel Tetap Stabil
Regional

Kenaikan Pertamax Dipicu Harga Minyak Dunia, Herman Deru Klaim Ekonomi Sumsel Tetap Stabil

alwiBy alwi11/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel Herman Deru. (Dudi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax merupakan konsekuensi dari meningkatnya harga minyak mentah dunia.

Meski demikian, ia memastikan kondisi perekonomian Sumatera Selatan tetap berada dalam kondisi yang baik dan stabil.

Baca juga :   Perjanjian Kerja Sama Ditandatangani, Pembangunan Flyover Ujan Mas dan Belimbing Muara Enim Segera Dimulai

PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Pertamax mulai 10 Juni 2026. Harga BBM nonsubsidi tersebut naik dari Rp12.600 per liter menjadi Rp16.650 per liter setelah mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah internasional, nilai tukar rupiah, serta harga pasar keekonomian.

Menurut Herman Deru, penyesuaian harga Pertamax tidak terlepas dari pergerakan Indonesian Crude Price (ICP) yang menjadi salah satu acuan dalam penetapan harga BBM nonsubsidi.

“Pertamax merupakan BBM nonsubsidi sehingga penyesuaian harga sangat dipengaruhi oleh harga minyak dunia. Yang penting saat ini BBM bersubsidi seperti Pertalite tidak mengalami kenaikan,” ujar Herman Deru saat ditemui di Griya Agung, Rabu (10/6/2026).

Baca juga :   Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Puskesmas di Daerah Terdampak Sumsel Dibuka 24 Jam

Terkait kekhawatiran adanya peralihan pengguna Pertamax ke Pertalite yang berpotensi menimbulkan antrean di SPBU, Herman Deru mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM bersubsidi secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

Ia mengaku telah mendengar informasi mengenai rencana pembatasan penggunaan BBM bersubsidi bagi kendaraan tertentu. Namun hingga kini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan belum menerima pemberitahuan resmi terkait kebijakan tersebut.

“Kami mengajak seluruh pemilik kendaraan untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi apabila memang tidak berhak. Subsidi harus dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk kendaraan niaga dan kelompok penerima yang telah ditetapkan,” katanya.

Baca juga :   Rabu Jadi Opsi Pemprov Sumsel untuk Tekan BBM Tanpa Lumpuhkan Ekonomi

Di tengah tekanan ekonomi global yang ditandai dengan kenaikan sejumlah harga komoditas dan fluktuasi nilai tukar rupiah, Herman Deru menegaskan bahwa perekonomian Sumatera Selatan masih menunjukkan kinerja positif.

Berdasarkan data yang ada, pertumbuhan ekonomi Sumsel masih berada di atas 5 persen. Selain itu, tingkat kemiskinan juga terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

“Jika melihat data statistik, pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan masih cukup baik, berada di atas 5 persen. Angka kemiskinan juga terus menurun,” ujarnya.

Baca juga :   Herman Deru Percepat Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji, Siap Bersurat ke Presiden Prabowo

Ia menambahkan, penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat tidak selalu berdampak negatif. Pada beberapa sektor, kondisi tersebut justru memberikan keuntungan, salah satunya bagi petani karet yang menikmati kenaikan harga komoditas di pasar.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui berbagai langkah pengendalian inflasi dan penguatan daya beli masyarakat.

“Kami ingin kondisi ekonomi tetap stabil, daya beli masyarakat terjaga, dan pertumbuhan ekonomi terus bergerak positif. Syukur alhamdulillah, inflasi di Sumatera Selatan hingga saat ini masih terkendali,” tutupnya. (DSK)

Gubernur Sumsel Herman Deru Minyak Dunia Pertamax
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBawa Kabur Motor Pacar, Warga Indramayu Diciduk Polisi
Next Article Viral! Empat ASN Pemkot Jambi Pamer Gaji 13, Beli Emas Antam Hingga iPhone 17 Pro Max
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,887 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,759 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,733 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?