Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Ketua Yayasan Universitas Sjakhyakirti Palembang Angkat Bicara Soal Kisruh Internal
Indeks

Ketua Yayasan Universitas Sjakhyakirti Palembang Angkat Bicara Soal Kisruh Internal

ADMINBy ADMIN16/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Ketua Yayasan Universitas Sjakhyakirti Palembang, Bambang Haryanto, akhirnya buka suara terkait kisruh internal yang melanda kampus tertua di Sumsel tersebut.

Konflik yang melibatkan dualisme kepemimpinan antara dirinya dan Ketua Dewan Pembina Yayasan, Prof Suryani Amrin, telah berdampak signifikan pada operasional kampus, termasuk proses akademik dan kepercayaan masyarakat.

Dalam pernyataannya, Bambang menegaskan Yayasan Perguruan Tinggi Sjakhyakirti adalah milik publik, bukan milik perorangan atau keluarga tertentu. Ia mengkritik upaya pihak tertentu yang mencoba menguasai yayasan demi kepentingan pribadi.

“Yayasan ini dari awal adalah milik publik sesuai dengan amanat undang-undang. Tidak bisa diwariskan atau dikuasai oleh pihak tertentu. Saya selaku Ketua Yayasan menolak segala tindakan yang melanggar aturan, termasuk upaya untuk memberhentikan Rektor Universitas yang sah tanpa alasan yang jelas,” ujar Bambang dalam konferensi pers, Rabu (15/1/2025).

Menurut Bambang, konflik bermula dari tindakan Ketua Dewan Pembina Yayasan, Prof. Suryani, yang diduga menunjuk anggota keluarganya untuk mengisi posisi strategis di yayasan, seperti Ketua Pengawas dan Pengurus Yayasan. Hal ini kemudian memicu kekisruhan, termasuk ancaman pemberhentian Rektor Prof Agoesthony.

“Saya sudah mempelajari proses pemilihan Rektor. Semua dilakukan secara legal melalui senat dan persetujuan yayasan. Tidak ada alasan untuk memberhentikan Rektor yang sah,” tegas Bambang.

Bambang juga mengungkapkan pihak Prof. Suryani bahkan mengadakan rapat ilegal tanpa kuorum untuk memberhentikan dirinya sebagai Ketua Yayasan. Ia menilai tindakan tersebut sebagai upaya sepihak yang tidak sah secara hukum.

Kisruh internal ini telah berdampak pada berbagai aspek di Universitas Sjakhyakirti. Proses belajar-mengajar terganggu, akreditasi universitas terancam, dan jumlah mahasiswa mulai berkurang. Selain itu, LLDIKTI Wilayah II telah memberikan peringatan keras dengan menghentikan sementara sejumlah layanan kelembagaan.

“Konflik ini jelas mengganggu kegiatan akademik dan berdampak pada reputasi universitas. Jika tidak segera diselesaikan, akan ada sanksi lebih berat dari LLDIKTI,” tambah Bambang.

Bambang mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan konflik, termasuk melalui jalur hukum dan mediasi. Namun, menurutnya, pihak Prof. Suryani belum menunjukkan itikad baik untuk berdamai.

“Kami membuka diri untuk mediasi, tetapi mereka menutup semua peluang itu. Fokus kami adalah menyelamatkan universitas agar kembali menjadi milik publik dan menjalankan fungsi pendidikan sesuai aturan,” ujar Bambang.

Di sisi lain, LLDIKTI Wilayah II memberikan waktu satu bulan kepada Universitas Sjakhyakirti untuk menyelesaikan konflik internal. Jika batas waktu tersebut terlewati, kasus ini akan diserahkan ke Kementerian Pendidikan untuk diambil keputusan lebih lanjut.

Bambang berharap polemik ini segera berakhir demi masa depan Universitas Sjakhyakirti dan seluruh civitas akademika. “Saya tidak memiliki ambisi pribadi. Fokus utama kami adalah menjaga keberlangsungan universitas ini agar tetap menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan,” pungkasnya. (DSK)

Bambang Haryanto Ketua Yayasan Konflik Internal Kampus LLDIKTI Wilayah II Universitas Sjakhyakirti Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTengkorak Dinosaurus Langka Ditemukan di China, Spesies Baru Diberi Nama Lishulong wangi
Next Article Tak Selesaikan Konflik Internal, Universitas Sjakhyakirti Palembang Terancam Sanksi
ADMIN

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,928 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,800 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,773 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?