RELUNG.ID- Kisah Nur Halisa, gadis asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan.
Namanya sempat viral pada 2022 setelah video dirinya bekerja sebagai kuli pengangkut semen tersebar di media sosial.
Kini, beberapa tahun berselang, Nur Halisa tengah menapaki jalan untuk mewujudkan cita-citanya menjadi anggota Polri.
Nur Halisa diketahui telah diterima sebagai siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Bintara) Polwan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan).
Kabar tersebut disampaikan akun Instagram @humassepolwan melalui video yang diunggah pada Kamis (1/10/2026).
Dalam video tersebut, Sepolwan mengungkap perkembangan terbaru Nur Halisa yang kini menjalani pendidikan sebagai calon anggota Polwan.
“Nur Halisa sekarang sudah jadi Polwan belum, sih?” demikian pertanyaan yang muncul dalam unggahan tersebut.
Pertanyaan itu kemudian dijawab dengan tegas.
“Jawabannya: IYA!”
Nur Halisa kini sedang menjalani pendidikan sebagai siswa Diktuk Bintara Polwan di Sepolwan.
Perjalanan tersebut menjadi bagian dari perjuangannya mewujudkan cita-cita yang telah ia miliki sejak lama.
Selama menjalani pendidikan, Nur Halisa disebut terus menjalani proses pembentukan dengan disiplin, semangat, dan dedikasi.
Ia bahkan berkesempatan bertemu langsung dengan Wakapolri dan Kalemdiklat Polri.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu pengalaman dalam perjalanan Nur Halisa mengejar cita-citanya menjadi insan Bhayangkara.
Hingga Jumat (2/10/2026), video perjalanan Nur Halisa yang diunggah akun @humassepolwan telah ditonton lebih dari 400 ribu kali.
Warganet turut membanjiri kolom komentar dengan doa dan dukungan agar pendidikan Nur Halisa berjalan lancar serta perjuangannya dapat membanggakan kedua orang tuanya.
Nur Halisa merupakan gadis kelahiran 2005 dan anak keempat dari lima bersaudara.
Namanya mulai dikenal luas setelah video dirinya bekerja sebagai kuli pengangkut semen viral pada awal 2022.
Saat itu, Nur Halisa baru menyelesaikan pendidikan di SMK Negeri 2 Pinrang, jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Pekerjaan tersebut dilakukannya untuk membantu orang tua.
Nur Halisa bahkan sudah terbiasa membantu keluarganya mengangkut semen sejak masih duduk di bangku SMP.
Kakaknya, Nur Aini, mengungkapkan bahwa mereka terbiasa membantu sang ibu yang bekerja mengangkut semen.
Nur Aini awalnya hanya memasak di rumah. Namun, melihat ibunya bekerja hingga larut malam, ia kemudian ikut membantu.
“Saya awalnya cuma memasak. Bapak saya sama Mama kerja angkat-angkat semen. Saya berpikir setiap malam, waktu masih kecil, setiap malam Mama saya pulang sampai tengah malam,” ujar Nur Aini, dikutip dari kanal YouTube Tribun Timur.
Nur Aini kemudian mencoba pekerjaan tersebut dan merasakan langsung beratnya mengangkut semen.
“Awalnya memang berat, tapi kalau lama-kelamaan sudah dibiasakan. Di situ juga adik saya karena saya ikut, dia ikut juga,” tuturnya.
Nur Halisa dan keluarganya bahkan terbiasa mengangkut semen bersama-sama.
Dalam sehari, satu keluarga disebut bisa mengangkut hingga satu mobil atau sekitar 851 sak semen.
“Diangkat semua satu keluarga,” kata Nur Aini.
Aktivitas tersebut kemudian direkam dan dibuat menjadi konten hingga akhirnya viral di media sosial.
Meski bekerja sebagai pengangkut semen, Nur Aini mengatakan dirinya maupun Nur Halisa tidak pernah merasa malu.
Menurutnya, orang tua mereka sejak kecil mengajarkan agar tidak gengsi selama pekerjaan yang dilakukan halal.
“Tidak pernah sedikit pun malu karena saya diajarkan orang tua saya bahwa apa pekerjaan jangan pernah malu, jangan pernah gengsi,” ujarnya.
Bagi keluarga Nur Halisa, pekerjaan tersebut juga menjadi bentuk membantu orang tua.
“Karena itulah pekerjaan orang tua, jadi mau tidak mau tetap saya ikut sama dengan mereka. Jadi ibarat kata ini adalah membantu juga pekerjaan orang tua,” pungkasnya.
Setelah kisahnya viral, perjalanan pendidikan Nur Halisa terus berlanjut.
Pada 2023, ia tercatat sebagai mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan mengambil jurusan olahraga.
Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Nur Halisa aktif mengikuti berbagai kejuaraan pencak silat.
Ia berhasil meraih sejumlah prestasi dan beberapa kali naik podium.
Nur Halisa juga mengikuti berbagai event lari yang digelar di sejumlah daerah di Sulawesi.
Sebelum menjalani pendidikan di Sepolwan, ia dikenal sebagai salah satu mahasiswa berprestasi di UNM.
Cita-cita menjadi anggota TNI juga pernah disampaikan Nur Halisa.
“Lisa itu dari dulu cita-citanya itu mau jadi seorang TNI ya. Tapi, kan untuk sesaat kuliah dulu nanti tahun depan baru bisa daftar,” katanya dalam program Tribun Viral yang tayang pada 2 September 2023.
Kini, cita-cita tersebut berkembang ke jalur kepolisian.
Nur Halisa telah menjalani pendidikan sebagai siswa Diktuk Bintara Polwan di Sepolwan.
Selain dikenal melalui kisah perjuangannya, Nur Halisa kini juga memiliki popularitas di media sosial.
Akun Instagram @nurhalisa1__ telah memiliki sekitar 520 ribu pengikut.
Popularitas tersebut turut membawanya mendapat sejumlah kesempatan, termasuk menjadi brand ambassador beberapa merek.
Perjalanan Nur Halisa dari membantu orang tua mengangkut semen hingga kini menjalani pendidikan Polwan menjadi babak baru dalam perjalanan hidupnya.[YKP]

