RELUNG.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menetapkan 17 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024. Penetapan ini mencakup delapan dari sembilan daerah yang sebelumnya bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Sementara itu, penetapan Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang masih tertunda karena proses sengketa masih berjalan di MK.
Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya, mengonfirmasi bahwa seluruh KPU daerah di Sumsel telah menyelesaikan penetapan kepala daerah terpilih, kecuali Empat Lawang yang masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan di MK.
“Sudah semua KPU di Sumsel menetapkan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024, kecuali penetapan Bupati/Wakil Bupati Empat Lawang karena masih ada sidang pemeriksaan lanjutan di MK,”ujar Andika, Jumat (7/2/2025).
Adapun kepala daerah yang telah ditetapkan mencakup Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, serta Bupati/Wakil Bupati di Musi Banyuasin (Muba), Ogan Komering Ilir (OKI), OKU Timur, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Rawas (Mura), dan Musi Rawas Utara (Muratara). Untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota, penetapan dilakukan di Prabumulih dan Lubuklinggau, di mana tidak ada sengketa yang diajukan ke MK.
Sementara itu, delapan daerah yang sempat bersengketa di MK dan kini telah resmi menetapkan kepala daerah terpilih meliputi Pilkada Pagar Alam, Banyuasin, OKU, Lahat, OKU Selatan, Palembang, Ogan Ilir, dan Muara Enim.
Terkait jadwal pelantikan, Andika menyebut bahwa KPU Sumsel masih menunggu informasi resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), meskipun rencana awal menyebutkan pelantikan akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 di Istana Presiden, Jakarta.
“Belum ada pemberitahuan resmi terkait tanggal pelantikan. Kita masih menunggu informasi dari Kemendagri,” jelasnya.
Untuk Empat Lawang, Andika mengungkapkan bahwa jadwal pelantikan belum bisa dipastikan karena MK baru akan menggelar sidang putusan lanjutan terkait sengketa Pilkada pada 24 Februari 2025.
“Belum ada informasi lanjutan terkait pelantikan yang perkaranya berlanjut di MK. Kita masih menunggu resminya dari Kemendagri,” tutup Andika.
Dengan selesainya penetapan di sebagian besar wilayah, masyarakat Sumsel kini menanti pelantikan resmi para kepala daerah terpilih, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah masing-masing. Sementara itu, harapan agar sengketa di Empat Lawang segera menemukan titik terang juga terus mengemuka di tengah masyarakat.[TRA]

