RELUNG.ID – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. H. Muhammad Adil, M.A., menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum pendidikan spiritual bagi umat Islam untuk membentuk pribadi bertakwa, berilmu, dan peduli terhadap sesama.
Hal itu disampaikan Prof. Adil dalam program Kultum dari Relung, program tausiyah Ramadan yang diproduksi Relung Media Group bekerja sama dengan UIN Raden Fatah Palembang dan PWNU Sumatera Selatan, yang tayang setiap hari menjelang waktu berbuka puasa.
Menurut Prof. Adil, puasa bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, tetapi proses pembentukan karakter dan pengendalian diri. “Ramadan adalah madrasah ruhaniyah. Di sinilah manusia dilatih disiplin, jujur, dan mengendalikan hawa nafsu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Ramadan juga menjadi momentum pembersihan diri (tazkiyatun nafs) dari penyakit hati seperti iri, dengki, dan kesombongan. Selain itu, Ramadan disebut sebagai bulan Al-Qur’an yang harus dijadikan pedoman dalam kehidupan pribadi, sosial, hingga kebijakan publik.
“Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi harus menjadi panduan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab,” kata Prof. Adil.
Lebih jauh, ia menekankan dimensi sosial Ramadan yang mendorong empati dan solidaritas terhadap kelompok rentan melalui zakat, sedekah, dan kepedulian sosial. “Puasa melatih kita merasakan lapar seperti yang dialami kaum dhuafa. Dari situ lahir solidaritas dan tanggung jawab sosial,” tegasnya.
Ramadan, lanjut Prof. Adil, juga merupakan bulan pengampunan dan kesempatan memperbarui kehidupan yang lebih bermakna dan produktif.
Tonton Selengkapnya di Kanal Digital Relung Media:
Saksikan ceramah lengkap Prof. Dr. H. Muhammad Adil, M.A. dalam program Kultum dari Relung melalui kanal resmi Relung Media Group:
YouTube: https://youtu.be/68bAqIYcRfI
Instagram: https://www.instagram.com/redaksi.relung/
TikTok: https://www.tiktok.com/@relung.id
Facebook: https://www.facebook.com/videosumsel
Program Kultum dari Relung hadir setiap hari menjelang berbuka puasa selama Ramadan 1447 H/2026 M, menghadirkan ulama, akademisi, dan tokoh agama untuk menemani perjalanan spiritual masyarakat Sumatera Selatan. (KPB)

