RELUNG.ID-Volume sampah di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mengalami lonjakan signifikan selama periode libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Total sampah yang dihasilkan masyarakat tercatat mencapai 170 ton, didominasi dari rumah tangga dan kawasan objek wisata.
Kepala Bidang Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lubuklinggau, Yudi, mengatakan peningkatan volume sampah terjadi cukup drastis dibandingkan hari normal.
“Meningkat sekitar 17 ton. Dalam sehari, mobil truk bisa sampai tiga ritase,” ujar Yudi, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, pada hari biasa volume sampah hanya mencapai sekitar dua ritase per hari atau setara dengan sekitar 4 ton. Namun saat libur Lebaran, jumlah tersebut meningkat tajam seiring tingginya aktivitas masyarakat.
Saat ini, DLH Lubuklinggau mengoperasikan sebanyak 14 unit truk pengangkut sampah, belum termasuk kendaraan roda tiga yang turut membantu proses pengangkutan.
Untuk mengatasi lonjakan tersebut, petugas kebersihan bekerja ekstra dengan jadwal pengangkutan yang lebih intensif.
“Kalau malam mulai sekitar pukul 01.00 WIB untuk penyisiran. Pagi pukul 06.00 WIB, lalu siang dan malam kembali dilakukan pengangkutan,” jelasnya.
Menurut Yudi, peningkatan volume sampah tersebar di berbagai titik, seperti kawasan wisata, pertokoan, serta lingkungan permukiman warga.
Lonjakan sampah ini mulai terlihat sejak menjelang Lebaran, malam takbiran, hingga hari kedua Lebaran, yang membuat seluruh jajaran DLH harus turun langsung ke lapangan.
“Mulai dari pengawas, koordinator lapangan, kabid hingga kepala dinas ikut turun tangan,” ungkapnya.
Meski demikian, Yudi menyebut kondisi mulai berangsur normal setelah puncak libur Lebaran terlewati. Namun, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama saat momen liburan.[NSR]

