RELUNG.ID – Peristiwa sumur minyak ilegal yang terbakar di Musi Banyuasin (Muba) Sumsel mengakibatkan lima orang pekerja tewas.
Kelima korban yakni Romzi, Nanda, Roy Sapta Nugraha, dan Putra yang tewas usai menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengalami luka parah.
Sedangkan, satu lagi yakni Prabowo Muldan, warga Desa Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin ditemukan tak bernyawa di lokasi kejadian.
“Totalnya saat ini ada lima yang tewas dalam kejadian tersebut,” kata Kapolsek Bayung Lencir, Iptu M Wahyudi, Sabtu (13/9/2025).
Korban kelima ini ditemukan saat pihaknya melakukan olah TKP, di mana korban sudah tidak bernyawa di dalam kolam yang diduga tempat penampungan minyak ilegal tersebut. Saat ini, dia mengaku jenazah korban telah dibawa ke RSUD Bayung Lencir.
“Kami masih melakukan olah TKP untuk mendalami penyebab kebakaran tersebut, dan mudah-mudahan segera terungkap,” katanya.
Sementara itu, Humas RSUD Bayung Lencir, Daniel Pharsy mengungkapkan, sebelumnya ada lima orang yang menjadi korban akibat sumur minyak ilegal ini terbakar. Dari lima orang tersebut, empat diantaranya meninggal dunia, sedangkan satu lagi masih dirawat.
“Keempat korban meninggal ini karena dalam kondisi kritis dan tidak dapat tertolong. Sedangkan, satu lagi masih menjalani perawatan,” katanya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab terbakarnya sumur ilegal tersebut.
Polda Sumsel bersama Polres Muba dan Polsek Bayung Lencir pun telah berada di lokasi di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel.
“Ada dua orang yang tewas, penyelidikan sampai saat ini masih berlangsung,” singkatnya. (YKP)

