RELUNG.ID — Lonjakan jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA), Sumatera Selatan, yang menuju Pelabuhan Tanjung Kalian, Bangka Belitung, mulai terlihat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Puncak peningkatan arus penyeberangan diperkirakan terjadi pada 22-23 Desember 2024.
Menurut Rupit Wijaya, Wassatpel Pelabuhan TAA, peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan sudah mulai terasa sejak 20 Desember 2024, meskipun masih dalam skala kecil.
“Keberangkatan masih landai kemarin, hanya kedatangan yang mulai naik sekitar 10-20%,” ujar Rupit, Minggu (22/12/2024).
Data Penyeberangan Terbaru
20 Desember 2024 dengan total penumpang 1.251 orang (campuran pejalan kaki dan penumpang kendaraan). Secara total kendaraan: 283 unit.
Peningkatan signifikan diperkirakan terjadi pada Minggu (22/12) dan Senin (23/12), ketika libur sekolah dimulai setelah pembagian rapor.
“Kami prediksi arus keberangkatan akan melonjak pada Minggu atau Senin,” jelas Rupit.
Secara umum, lonjakan jumlah penumpang diperkirakan mencapai 15% dibandingkan hari biasa, sesuai tren tahun-tahun sebelumnya.
Meski cuaca sejauh ini relatif baik, pihak Pelabuhan TAA tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem. Informasi cuaca dipantau melalui laporan dari nakhoda, kru kapal, dan aplikasi BMKG INA-WIS.
“Jika angin kencang atau gelombang tinggi dilaporkan, kami akan meminta kapal untuk menunda penyeberangan,” kata Rupit.
Hingga saat ini, belum ada penundaan keberangkatan atau kedatangan kapal akibat cuaca buruk, meskipun angin kencang sempat terjadi dalam durasi singkat, sekitar 15-20 menit.
Pelabuhan TAA dan Tanjung Kalian telah mempersiapkan langkah-langkah untuk menghadapi lonjakan penumpang, termasuk memastikan kelancaran operasional kapal serta memantau kondisi cuaca dan keselamatan penyeberangan.
Dengan tren positif peningkatan penumpang, pelabuhan ini tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan selama libur Nataru.[TRA]

