RELUNG – Majelis Dzikir Akbar Sumatera Selatan (Sumsel) berkolaborasi dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan konten kreator se-Sumsel untuk menggelar aksi berbagi selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Kolaborasi ini difokuskan pada penghimpunan dana oleh masing-masing organisasi yang selanjutnya akan disalurkan kepada warga kurang mampu di berbagai wilayah di Sumsel.
Ketua Majelis Dzikir Akbar Sumsel, Habib Amak Shahab, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antar komunitas dalam menebar kebaikan di bulan suci.
“Ramadan adalah bulan berbagi. Kami ingin mengajak semua elemen, baik ormas maupun para content creator, untuk bergerak bersama membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Habib Amak Shahab saat menggelar pertemuan di kediamannya, Selasa (17/2/2026).
Adapun sejumlah Ormas yang hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB), Cakar Sriwijaya, Harimau Sumatera Bersatu, Pemuda Pancasila dan beberapa organisasi lainnya. Sementara content creator diwakili Asosiasi Konten Kreator Seluruh Indonesia (AKKSI) Sumsel.
Menurutnya, setiap organisasi dan komunitas yang terlibat diberi ruang untuk menghimpun donasi secara mandiri. Dana yang terkumpul kemudian akan disalurkan dalam bentuk paket sembako dan santunan kepada masyarakat prasejahtera.
Ia menjelaskan, sasaran penerima bantuan meliputi kaum dhuafa, anak yatim, serta warga yang terdampak kondisi ekonomi sulit. Penyaluran direncanakan dilakukan secara bertahap selama Ramadan, dengan titik distribusi di beberapa kabupaten/kota di Sumsel.
Habib Amak Shahab menegaskan, kolaborasi ini juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat peran sosial generasi muda, termasuk para content creator.
“Kami melihat para content creator memiliki pengaruh besar di media sosial. Ketika mereka ikut mengajak berbagi, dampaknya akan lebih luas. Ini bukan hanya soal donasi, tapi juga edukasi dan menginspirasi,” katanya.
Selain penghimpunan dana, kegiatan ini juga akan dirangkai dengan zikir dan doa bersama. Majelis Zikir Akbar Sumsel berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi masyarakat Sumsel.
Ia menambahkan, pihaknya membuka ruang bagi komunitas lain yang ingin bergabung dalam gerakan ini. Semangatnya adalah gotong royong dan kepedulian sosial.
“Kami ingin Ramadan kali ini benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di momentum lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Ormas Harimau Sumatera Bersatu, Satria Amri memberikan dukungannya terhadap kegiatan kolaboratif tersebut. Ia menilai kolaborasi tersebut membawa dampak positif bagi citra ormas di mata masyarakat.
“Kegiatan ini sangat positif. Ini membuktikan ormas hadir untuk masyarakat dan ikut memberi solusi. Sekaligus menghapus stigma negatif yang selama ini melekat,” kata Satria Amri.
Menurutnya, kegiatan bersama ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pengurus dan anggota ormas lintas organisasi.
“Dengan sering bertemu dalam kegiatan sosial seperti ini, komunikasi antar ormas semakin baik. Soliditas dan kebersamaan juga semakin kuat,” tandasnya. (KPB)

