RELUNG.ID – Pengelola game arcade Fate/Grand Order mengumumkan bahwa layanan permainan tersebut akan resmi dihentikan pada 30 Maret atau secara efektif pada 31 Maret.
Setelah waktu tersebut, seluruh mode permainan tidak lagi dapat diakses.
Informasi ini disampaikan melalui situs web resmi Fate/Grand Order Arcade milik Type-Moon pada Kamis.
Sebelum penutupan, pihak pengembang akan menggelar acara kolaborasi terakhir dengan judul arcade Sega yang dijadwalkan berlangsung selama bulan Maret sebagai penutup perjalanan game tersebut.
Fate/Grand Order Arcade pertama kali diluncurkan di Jepang pada Juli 2018. Berbeda dengan versi mobile, edisi arcade ini mengusung konsep aksi pertarungan tim dengan tampilan karakter 3D dari para Servant, menggantikan visual 2D yang digunakan di versi ponsel.
Sementara itu, versi mobile Fate/Grand Order yang dirilis oleh Aniplex masih terus berjalan. Game tersebut pertama kali hadir di Jepang pada musim panas 2015, kemudian dirilis dalam versi bahasa Inggris di Amerika Serikat dan Kanada pada Juni 2017.
Pada versi Jepang, bab terakhir dari Bagian 2 yang berjudul “Cosmos in the Lostbelt” memulai debutnya pada 20 Desember.
Waralaba Fate/Grand Order juga telah melahirkan berbagai adaptasi anime dan film. Di antaranya adalah serial televisi Fate/Grand Order Absolute Demonic Front: Babylonia yang tayang pada 2019, serta dua film Fate/Grand Order The Movie Divine Realm of the Round Table: Camelot yang dirilis pada 2020 dan 2021.
Meski versi arcade akan segera berakhir, Fate/Grand Order tetap menjadi salah satu waralaba game dan anime paling populer dengan basis penggemar global yang kuat. (LWM)

