RELUNG.ID- PT Hutama Karya (Persero) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2024.
Perusahaan pelat merah ini menempati posisi ke-177, menjadikannya sebagai BUMN infrastruktur terbaik di Indonesia dalam daftar tersebut.
Peringkat ini didasarkan pada kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun fiskal 2024 dengan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 30,25 triliun dan laba bersih mencapai Rp 2,76 triliun.
Dibandingkan tahun sebelumnya, pendapatan Hutama Karya meningkat dari Rp 26,93 triliun, sementara laba bersih tumbuh hampir 48% dari Rp 1,87 triliun di 2023.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyebut pencapaian ini merupakan hasil transformasi menyeluruh dan inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan proyek strategis dan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
“Rekognisi ini menjadi bukti pengakuan global atas pertumbuhan Hutama Karya dari sisi keuangan, pengembangan bisnis, hingga investasi. Proyek strategis seperti JTTS dan KPBU memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan perusahaan,” ujar Adjib, Selasa (17/6/2025).
Fortune mencatat, Asia Tenggara kini menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dunia. Tahun ini, total pendapatan perusahaan dalam daftar mencapai US\$1,82 triliun, naik dari US\$1,79 triliun tahun sebelumnya. Indonesia menempatkan 109 perusahaan, termasuk Hutama Karya, dengan total pendapatan sebesar US\$321,8 miliar dan laba bersih US\$31,4 miliar.
Hutama Karya mencatat total aset mencapai Rp 196,04 triliun dan kini didukung lebih dari 2.100 karyawan. Sepanjang 2024, perusahaan menambah 83,9 km ruas baru dalam proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang kini telah mencapai ±1.042 km.
Tak hanya itu, Hutama Karya juga menuntaskan berbagai proyek infrastruktur strategis lainnya, seperti RSIA Sardjito, Menara Turyapada, Underpass Joglo, Fender Jembatan Pulau Balang, PLTGU Muara Tawar dan Tambak Lorok, serta pembangunan bendungan dan sistem penyediaan air minum di sejumlah wilayah.
“Keberhasilan ini menjadi validasi atas kiprah Hutama Karya sebagai penggerak pembangunan nasional dan pemain kunci dalam penguatan daya saing Indonesia di kawasan Asia Tenggara,” tutup Adjib.[YKP]

