Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Ulil Abshar Abdalla Soroti Aktivis Tolak Tambang Nikel, Sebut Sikap ‘Wahabisme’
Politik

Ulil Abshar Abdalla Soroti Aktivis Tolak Tambang Nikel, Sebut Sikap ‘Wahabisme’

alwiBy alwi19/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Debat PBNU dan Aktivis soal Tambang Nikel Raja Ampat. (YouTube KompasTV)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Ulil Abshar Abdalla, menjadi perbincangan publik usai pernyataannya dalam debat seputar pertambangan nikel di Raja Ampat viral di media sosial.

Dalam tayangan debat yang disiarkan Kompas TV bertajuk “Debat PBNU dan Aktivis soal Tambang Nikel Raja Ampat”.

Ulil menyebut sikap aktivis lingkungan yang menolak tambang sebagai bentuk dari “wahabisme”.

Baca juga :   MK Perintahkan PSU di Empat Lawang, Budi Antoni Kembali Bertarung Lawan Joncik Muhammad

Pernyataan tersebut disampaikan Ulil saat berdebat dengan Iqbal Damanik, Juru Kampanye Hutan dari Greenpeace Indonesia.

Dalam perdebatan itu, Iqbal mempertanyakan keberhasilan industri tambang di Indonesia dalam mengembalikan ekosistem ke kondisi semula.

Iqbal juga menantang Ulil untuk menunjukkan satu wilayah pertambangan yang berhasil melakukan hal tersebut.

Baca juga :   Empat IUP Dicabut, Pemerintah Bakal Tindak Tegas Perusak Lingkungan di Raja Ampat

Menanggapi tantangan itu, Ulil menyoroti cara pandang aktivis yang terlalu idealis dan membandingkannya dengan perubahan lingkungan di kampung halamannya akibat pertumbuhan penduduk.

Ulil kemudian menyebut sikap Iqbal sebagai bentuk “wahabisme”, merujuk pada pendekatan yang dianggap terlalu kaku dan menolak kompromi.

Sontak pernyataan Ulil Abshar Abdalla ini mendapat reaksi dan sorotan publik, Siapa sosok Ulu Abshar Abdalla”

Baca juga :   Datangi KPK, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bakal Coret Anggaran Rawan Korupsi di APBD

Dia lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1967. Ia merupakan putra dari ulama pendiri Pesantren Mansajul Ulum, KH Abdullah Rifai.

Ulil menempuh pendidikan di Madrasah Mathali’ul Falah dan sempat belajar di LIPIA Jakarta serta Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.

Ia meraih gelar magister di bidang agama dari Boston University dan menjalani studi doktoral di Harvard University, Amerika Serikat.

Baca juga :   Lampung, Jawa Barat dan Banten Jadi Provinsi Kategori Rawan Politik Uang

Ulil dikenal sebagai pendiri dan mantan koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL). Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Lakpesdam NU serta terlibat dalam berbagai lembaga lintas iman, seperti ICRP dan MADIA.

Di bidang media, ia pernah menjadi pemimpin redaksi jurnal pemikiran Islam, Tashwirul Afkar.

Saat ini, Ulil menjabat sebagai Ketua PBNU, dan aktif menggelar kajian daring tentang kitab Ihya Ulumuddin. Ia dikenal luas karena pemikirannya yang mendorong interpretasi Islam yang lebih terbuka, toleran, dan inklusif.

Baca juga :   Bantah Isu Kerusakan Lingkungan, Pemerintah dan Warga Lokal Dukung Keberlanjutan Tambang Nikel di Pulau Gag Raja Ampat

Pada tahun 2011, Ulil menjadi target teror bom buku yang menghebohkan publik. Ia juga merupakan salah satu tokoh yang secara terbuka mengkritik gagasan negara khilafah dari organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). (vid)

Raja Ampat Tokoh NU Ulil Abshar Abdalla
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGubernur Sumsel Optimistis Program Cetak Sawah Dongkrak Ketahanan Pangan Nasional

Next Article Masuk Daftar Fortune Southeast Asia 500, Hutama Karya Bukukan Laba Rp 2,76 Triliun

alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,911 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,783 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,756 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?