RELUNG.ID- Dunia hiburan Tanah Air berduka atas berpulangnya aktor senior Mat Solar pada Senin (17/3/2025) pukul 22.30 WIB di RS Pondok Indah. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh sahabat sekaligus rekan sesama artis, Rieke Diah Pitaloka, melalui akun Instagram pribadinya.
Mat Solar, yang memiliki nama asli Nasrullah, dikenal luas berkat perannya sebagai Bajuri dalam sinetron legendaris “Bajaj Bajuri”. Namun, perjalanan kariernya di dunia hiburan telah dimulai jauh sebelum itu.
Lahir di Jakarta pada 4 Desember 1962, Mat Solar memulai kariernya di dunia seni peran pada usia 16 tahun. Ia pertama kali tampil dalam acara “Teater Mama” yang tayang di TVRI pada periode 1978-1992.
Dalam program tersebut, ia memerankan tokoh bernama Mat Solar, yang kemudian menjadi nama panggilannya di dunia hiburan.
Pada era 1980-an, ia mulai merambah layar lebar dengan membintangi beberapa film, seperti Dongkrak Antik (1982) dan Dilihat Boleh Dipegang Jangan (1983).
Setelah itu, ia semakin aktif di industri televisi dengan peran-peran pendukung dalam sinetron seperti Senggal Senggol, Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu, Raja Sawer, dan Luv.
Puncak popularitas Mat Solar terjadi ketika ia membintangi sinetron Bajaj Bajuri pada awal 2000-an. Perannya sebagai Bajuri, seorang pria Betawi sederhana yang kocak dan sering bersitegang dengan istrinya, Oneng (diperankan oleh Rieke Diah Pitaloka), melekat kuat di benak penonton. Berkat sinetron ini, Mat Solar menjadi salah satu ikon televisi Indonesia.
Setelah sukses dengan Bajaj Bajuri, ia kembali membintangi sinetron populer lainnya, Tukang Bubur Naik Haji The Series, bersama Abdel Achrian. Perannya dalam sinetron ini semakin mengukuhkan namanya sebagai aktor komedi yang dicintai masyarakat.
Sepanjang kariernya, Mat Solar menerima berbagai penghargaan. Ia meraih penghargaan Pemeran Utama Pria Terpuji dalam Festival Film Bandung 2013 serta Aktor Individu Terbaik dalam Panasonic Gobel Awards 2013 untuk perannya di Tukang Bubur Naik Haji The Series.
Pada 2017, Mat Solar didiagnosis menderita stroke yang menyebabkan kesulitan bergerak dan gangguan penglihatan. Kondisi kesehatannya membuatnya memilih untuk rehat dari dunia hiburan dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.
Kini, kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya. Warisan karyanya di dunia hiburan akan terus dikenang, terutama perannya sebagai Bajuri yang selalu menghibur masyarakat Indonesia. Selamat jalan, Mat Solar.[YKP]

