RELUNG.ID – Wahid Al Hafidz (13) harus mengalami luka tusuk di bagian lengan sebelah kanannya.
Hal ini dikarenakan, bocah tersebut melakukan perlawanan saat akan dirampas ponselnya oleh pelaku begal.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Bungaran IV, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Senin (9/2) sekitar pukul 20.00 WIB.
Ibu kandung korban Hatifa (45) menceritakan kejadiannya bermula ketika anaknya Wahid sedang berjalan di tempat kejadian perkara (TKP).
Kemudian, datang pelaku seorang diri mengendarai sepeda motor yang langsung merampas ponsel dari tangan korban.
“Dari keterangan anak saya, sebelum merampas handphone pelaku sempat berhenti dulu melihat keadaan dan langsung merebut HP itu,” ungkap Hafifa, Senin (10/2/2026) malam.
Mendapati ponselnya sudah berpindah tangan, lanjut Hafifa, anaknya pun langsung melompat ke atas sepeda motor korban dan berusaha mempertahankan barangnya.
“Sempat dibawa pelaku kurang lebih sejauh enam meter Pak. Pelaku terus-terusan minta korban turun, bahkan sempat ditusuk di bagian lengan,” kata Hafifa.
Hingga akhirnya, kata Hafifa, korban Wahid berhasil mencabut kunci kontak sepeda motor pelaku, hingga membuat sepeda motor tersebut mati.
Kendati demikian, pelaku berhasil meloloskan diri dengan membawa kabur ponsel milik korban Wahid.
“Mungkin anak saya takut, karena HP itu baru saja belikan dua minggu lalu dengan cara kredit. Makanya nekat seperti itu,” tambah Hafifa.
Atas kejadian tersebut, korban Wahid bersama anaknya membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
“Saya berharap laporan kami segera diproses dan pelaku cepat tertangkap,” tegas Hafifa.
Sementara itu, KA SPK Polrestabes Palemhang Iptu Sugriwa melalui Ipda Ammar membenarkan pihaknya telah menerima laporan tentang pencurian dengan kekerasan atau curas.
“Laporannya sudah kami terima, saat ini sudah kita limpahkan ke penyidik Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan,” pungkasnya. (DNP)

