Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Menangis Saat Nonton Film Pesta Babi, Megawati Kritik Eksploitasi Alam dan Pengabaian Adat
Politik

Menangis Saat Nonton Film Pesta Babi, Megawati Kritik Eksploitasi Alam dan Pengabaian Adat

RiyadiBy Riyadi25/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengaku menangis saat menonton film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita. Ia menilai film tersebut menggambarkan nyata kerusakan lingkungan dan terpinggirkannya masyarakat adat akibat eksploitasi sumber daya alam.

Pernyataan itu disampaikan Megawati saat menghadiri forum National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan Kelautan Berbasis Kekayaan Hayati Kelautan: Orkestrasi Pengetahuan, Inovasi, dan Geopolitik dalam Ekonomi Biru Indonesia” di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, Jumat (22/5/2026).

Dalam pidatonya, Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional itu menyoroti pembangunan yang dinilai terlalu berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan dan hak masyarakat adat.

Baca juga :   Megawati Pimpin Upacara 17 Agustus di Sekolah Partai, Sampaikan Salam untuk Presiden Prabowo

“Saya kemarin menangis ketika melihat film Pesta Babi. Itu benar adanya. Sudah seberapa banyak hutan hanya dijadikan tanaman sawit. Di sana ada tradisi adat, ada hukum adat, ada hukum wilayah. Mereka minta dihargai, apakah salah?” kata Megawati.

Menurutnya, pembangunan nasional harus tetap menghormati hukum adat dan keberadaan masyarakat lokal yang selama ini hidup berdampingan dengan alam. Ia menilai kerusakan lingkungan akibat alih fungsi hutan dan eksploitasi sumber daya alam dapat mengancam keberlanjutan bangsa di masa depan.

Selain menyoroti isu lingkungan, Megawati juga mengingatkan pentingnya memperkuat identitas Indonesia sebagai bangsa maritim.

Baca juga :   Gerindra Keluarkan Rekomendasi Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024 di Sumsel, Berikut Daftarnya

“Indonesia itu bukan sekadar negara daratan. Kita adalah bangsa maritim dengan posisi strategis di kawasan Samudera Hindia dan Pasifik,” ujarnya.

Megawati menegaskan penguatan kedaulatan maritim tidak cukup hanya melalui eksploitasi sumber daya, tetapi juga harus ditopang riset, inovasi, dan penguasaan ilmu pengetahuan.

Ia meminta BRIN dan perguruan tinggi memperkuat kolaborasi penelitian agar hasil riset dapat mendukung kebijakan publik dan kebutuhan industri nasional.

Baca juga :   Ikuti Arahan Sang Ibu, Dua Kepala Daerah PDIP di Sumsel Batal Ikut Retret di Magelang

Selain itu, Megawati juga mengingatkan pentingnya perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap kekayaan hayati Indonesia agar tidak diklaim pihak asing.

Menutup pidatonya, Megawati mengajak seluruh elemen bangsa membangun kemandirian dalam mengelola sumber daya alam dan menjaga pembangunan berkelanjutan.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang percaya kepada kekuatan bangsanya sendiri. Laut harus kembali menjadi jalan kemajuan peradaban Indonesia,” tutupnya.[YKP]

Film Pesta Babi Megawati Megawati Menangis Pesta Babi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBandar Narkoba di Muba Masuk Perangkap Polisi, Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
Next Article BGN: Program MBG Sudah Serap 1,28 Juta Pekerja di 29 Ribu SPPG
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?