Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»TNI Bubarkan Nobar Film di Ternate, DPR Pertanyakan Urgensinya
Regional

TNI Bubarkan Nobar Film di Ternate, DPR Pertanyakan Urgensinya

RiyadiBy Riyadi11/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kegiatan nobar dan diskusi film itu dibubarkan aparat TNI di kawasan Benteng Oranje, Ternate, Jumat (8/5/2026) malam. Kegiatan tersebut digelar Aliansi Jurnalis Independen Ternate bersama Society of Indonesian Environmental Journalists Maluku Utara. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira mempertanyakan urgensi pelibatan TNI dalam pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di Ternate.

Menurut Andreas, tindakan aparat yang menghentikan pemutaran film tersebut merupakan bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi masyarakat melalui karya seni.

“Keterlibatan aparat TNI membubarkan aktivitas pemutaran dan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi di Kota Ternate dan beberapa daerah lainnya adalah bentuk tindakan yang menodai hak warga negara untuk menikmati karya seni yang bernilai kebebasan untuk berekspresi termasuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat,” kata Andreas kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Baca juga :   Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya

Ia menilai respons aparat keamanan dalam menyikapi pemutaran film dokumenter tersebut terlalu berlebihan. Andreas juga mempertanyakan alasan militer terlibat dalam pembubaran kegiatan seni dan diskusi publik.

“Mengapa menonton karya seni saja harus diadang oleh militer? Apakah ini ancaman terhadap pertahanan negara? Tindakan pihak militer ini berlebih-lebihan dan merupakan bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi,” ujarnya.

Andreas mengingatkan bahwa pelarangan dan pembubaran paksa justru berpotensi menimbulkan efek sebaliknya. Menurut dia, tindakan tersebut bisa membuat masyarakat semakin penasaran terhadap isi film dokumenter itu.

Baca juga :   Jalin Sinergi Lintas Sektoral, Ditreskrimsus Polda Sumsel Gelar Nobar Piala Dunia 2026

“Bukan tidak mungkin, karya film ini justru karena nilai kritisnya akan memperoleh penghargaan internasional. Akan menjadi hal yang memalukan, kalau di dalam negeri dilarang, masyarakat internasional malah memberi penghargaan,” tuturnya.

Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita merupakan karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale. Film berdurasi 95 menit itu mengangkat isu konflik lahan di Papua Selatan yang disebut dipicu proyek strategis nasional (PSN), termasuk ekspansi perkebunan tebu, sawit, food estate, dan bioetanol.

Dokumenter tersebut menyoroti kondisi masyarakat adat di Merauke, Boven Digoel, dan Mappi yang disebut kehilangan ruang hidup akibat penguasaan lahan skala besar.

Baca juga :   Heboh! Mayat Gosong Ditemukan Dekat TPU di Gelumbang

Sebelumnya, kegiatan nobar dan diskusi film itu dibubarkan aparat TNI di kawasan Benteng Oranje, Ternate, Jumat (8/5/2026) malam. Kegiatan tersebut digelar Aliansi Jurnalis Independen Ternate bersama Society of Indonesian Environmental Journalists Maluku Utara.

Aparat TNI disebut mulai mendatangi lokasi sejak panitia melakukan persiapan. Pemutaran film sempat berlangsung sebelum akhirnya diminta dihentikan.

Dandim 1501 Ternate, Jani Setiadi mengatakan pihaknya memonitor kegiatan tersebut setelah melihat adanya penolakan di media sosial. Menurutnya, penghentian pemutaran dilakukan demi menjaga kondusivitas wilayah dan mencegah isu tersebut dipolitisasi.

Baca juga :   Naik Bus dan Angkot ke Kantor, Ratu Dewa Dorong ASN Palembang Tinggalkan Kendaraan Pribadi

“Kami selaku aparat punya tanggung jawab dalam rangka menjaga keamanan maupun kondusif wilayah yang menjadi tanggung jawab kami,” kata Jani.[YKP]

Dibubarkan TNI Nobar Pesta Babi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article8 Daerah Belum Siaga Karhutla, Pemprov Sumsel Kejar Status Darurat Sebelum Puncak Kemarau
Next Article Kedapatan Bobol Kotak Amal Masjid, Pria Asal Betung Sumsel Diikat di Tiang Bendera
Riyadi

Related Posts

Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20265 Views
Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20268 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,947 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,817 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,790 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?