RELUNG.ID – Rencana penambahan anggaran untuk melanjutkan pembangunan tahap ketiga (batch III) Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menunggu tindak lanjut dari Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima surat usulan tambahan anggaran sebesar Rp2,7 triliun yang diajukan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat dimintai tanggapan mengenai permohonan tambahan anggaran yang sebelumnya disampaikan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI.
“Suratnya belum sampai ke saya, jadi saya belum tahu,” ujar Purbaya di Kompleks Kepatihan Pemerintah Daerah DIY, Kamis (16/7).
Sebelumnya, Basuki Hadimuljono mengungkapkan usulan tambahan anggaran tersebut telah diajukan kepada Menteri Keuangan sejak 18 Juni 2026.
Menurut Basuki, dana tambahan Rp2,7 triliun dibutuhkan untuk mendukung pembangunan tahap ketiga IKN, sekaligus membiayai pengelolaan aset yang telah dibangun serta pembelian lahan yang dibutuhkan dalam pengembangan kawasan ibu kota baru.
Usulan tersebut disampaikan saat rapat kerja bersama Komisi II DPR RI sebagai bagian dari rencana percepatan pembangunan IKN.
Purbaya menegaskan belum bisa memberikan keputusan terkait permintaan tambahan anggaran sebelum dokumen resmi diterimanya. Ia memastikan seluruh usulan akan dipelajari sesuai mekanisme yang berlaku.
“Mungkin belum sampai ke saya. Saya akan pelajari seperti apa kalau sudah sampai ke saya,” katanya.
Lebih lanjut, Purbaya menegaskan kebijakan pendanaan pembangunan IKN tetap akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, pemerintah akan memastikan setiap tambahan anggaran sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dan kondisi fiskal negara.
“Saya yang jelas akan mengikuti petunjuk Bapak Presiden tentang anggaran untuk IKN,” tegasnya.[THQ]

