Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sidang Perdana Bupati Edison, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Suap Rp500 Juta untuk WTP

22/10/2026

Bawa Golok di Kawasan Monpera Palembang, Pria 44 Tahun Diringkus

22/10/2026

Kabut Asap Memburuk, Dinkes dan PWI Muratara Bagikan Ribuan Masker ke Masyarakat

22/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Thursday, 22 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Meutya Hafid Bantah Sensor Konten Karhutla, Meta AI Sebut Penghapusan atas Perintah Komdigi
Politik

Meutya Hafid Bantah Sensor Konten Karhutla, Meta AI Sebut Penghapusan atas Perintah Komdigi

alwiBy alwi22/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri Komdigi, Meutya Hafid saat memberikan klarifikasi. (Instagram Feedmedsos)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meminta penghapusan konten terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bantahan ini muncul di tengah sorotan terhadap dugaan pembatasan informasi karhutla di media sosial.

Baca juga :   Dua Titik Lahan di Empat Lawang Terbakar

Meutya menegaskan, Kemkomdigi tidak pernah meminta platform digital menurunkan konten yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan.

“Tidak ada penurunan konten maupun permintaan penurunan konten dari Kemkomdigi untuk membatasi informasi terkait kebakaran hutan dan lahan atau karhutla,” kata Meutya dalam konferensi video resminya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Menurut Meutya, informasi yang dibagikan masyarakat mengenai karhutla justru dibutuhkan pemerintah untuk membantu proses penanganan bencana di lapangan. Laporan warga dinilai dapat menjadi masukan dalam menentukan langkah yang diperlukan untuk merespons kebakaran.

“Informasi terkait karhutla juga sangat penting bagi kami di pemerintahan untuk membantu kami dalam masukan penanganan,” ujarnya.

Baca juga :   PKB Tinggalkan Sistem Voting, Ketua DPC Palembang Kini Ditentukan Lewat Uji Kompetensi

Ia menambahkan, pemerintah juga meningkatkan penyebaran informasi mengenai karhutla melalui kanal media sosial resmi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya komunikasi publik agar masyarakat memperoleh informasi mengenai situasi dan penanganan kebakaran.

Meutya memastikan pemerintah terbuka terhadap laporan maupun informasi dari masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Namun, ia mengingatkan agar informasi yang disampaikan memenuhi prinsip faktual, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah terbuka atas masukan informasi yang faktual, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait karhutla,” tegasnya.

Pernyataan Meutya tersebut menjadi respons atas sorotan terhadap dugaan penghapusan konten karhutla di media sosial. Sebelumnya, muncul klaim bahwa sejumlah konten terkait kebakaran hutan dan lahan dihapus atas perintah tertentu.

Baca juga :   PDIP Tegaskan Posisi Partai Penyeimbang, Singgung Sikap Partai Koalisi

Warganet pun meminta jawaban Meta AI terkait penghapusan tersebut. Meta AI pun menjawab jika Meta bukan anti demo, karena sebagian besar pemblokiran itu untuk menuruti permintaan hukum dari Komidigi.

Di Indonesia lagi rame, riset SAFEnet+Remotivi catat 73 tindakan takedown dari April-Agustus 2026, mayoritas konten kritik program Presiden Prabowo dan 90,4 karena permintaan Komdigi.

“Kalau sampai ke blokir kebablasan atau kena auto moderasi, Meta biasanya restore dan minta maaf,” tulisnya dikutip dari akun instagram Feedmedsos. (vid)

Karhutla Komdigi Meta AI Meutya Hafid
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSatu Begal Pegawai Mie Ramen Masih Buron, Keluarga Minta Polisi Buru Pelaku
Next Article Spotify Luncurkan Fitur Keanggotaan Podcast, Kreator Kantongi 90 Persen Pendapatan
alwi

Related Posts

Regional

Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Sumsel Terkait Karhutla, Herman Deru Malah Resmikan Masjid dan Jalan Hauling Pakai Helikopter

22/10/202613 Views
Regional

Bertambah, 20 Korporasi di Sumsel Diperiksa Terkait Karhutla

21/10/202611 Views
Regional

Karhutla Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Sumsel

21/10/202613 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202330,304 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202430,138 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202524,090 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?