RELUNG.ID – Pleno tingkat PPK di 7 Kecamatan Musi Rawas Utara (Muratara) kini telah dimulai, Jumat (29/11).
Untuk menjaga kondusifitas, Polisi dan TNI pun memperketat pengamanan dengan menerjunkan Brigif, Brimob hingga Raider.
Demikian diakui oleh Kapolres Musi Rawas Utara (Muratara), AKBP Koko Arianto.
Dia mengatakan, saat ini pelaksanaan pleno di tingkat PPK berlangsung dengan kondusif, dengan mempertebal pengamanan karena pihaknya mendapat bantuan dari Raiders 2 peleton, Brigif sekitar 2 peleton dan tambahan 1 kompi dari Brimob
Personel tambahan tersebut menurutnya masing-masing disebar di 7 PPK wilayah Muratara.
“Yang jelas ada pengamanan untuk sidang plenonya, ada pasukannya. Pasukannya kita siapkan juga disitu,” katanya.
Kemudian, penempatan personel pengamanan paling banyak di PPK Rupit. Sebab di PPK ini jumlah mata pilihnya paling banyak.
“Setelah pleno di PPK ini, personel pengamanan akan tetap melakukan pengawalan yakni pengawalan kotak suara ke KPU,” tambahnya.
Sejauh, untuk keamanan di Kabupaten Muratara juga kondusif. Masyarakat Muratara mendukung terkait permasalahan kondusifitas dan mendukung polisi serta TNI dalam melaksanakan tugas pengamanan.
Seperti diketahui, dua pendukung pasangan calon (Paslon) di Muratara sempat bentrok di Kantor PPK Kecamatan Rawas Ilir pada saat Pilkada Serentak, Rabu (27/11). Keributan tersebut dilakukan sejumlah orang hingga berujung tindak penganiayaan yang mengakibatkan 2 orang alami luka-luka.
Kini, polisi telah mengamankan 2 orang yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) saat keributan tersebut terjadi. (ANS)

