Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Minta Maaf, Sekjen Kemenag Klarifikasi Ucapan soal Guru Yayasan
Politik

Minta Maaf, Sekjen Kemenag Klarifikasi Ucapan soal Guru Yayasan

alwiBy alwi02/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin. (Dok Kemenag)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin memberikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas pernyataannya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang dinilai menyinggung guru madrasah swasta yang diangkat oleh yayasan.

Kamaruddin menegaskan, ucapannya sama sekali tidak dimaksudkan untuk meremehkan peran guru. Ia justru mengaku selama ini terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan madrasah.

Baca juga :   Kemenag Tetapkan Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 H Digelar 28 Februari 2025

“Saya sangat menghormati para guru. Tidak ada maksud menyinggung atau merendahkan. Jika ada yang merasa tersinggung, saya mohon maaf,” kata Kamaruddin dalam pernyataan resminya, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, yang menjadi fokus pernyataannya di DPR adalah pentingnya koordinasi sejak awal dalam proses pengangkatan guru agama. Menurutnya, tanpa koordinasi, pendataan dan perencanaan anggaran menjadi sulit dilakukan.

Kamaruddin menyebut, pengangkatan guru agama tidak hanya dilakukan oleh Kemenag, tetapi juga oleh yayasan, pemerintah daerah, hingga kementerian/lembaga lain. Karena itu, dibutuhkan sistem yang terintegrasi agar data lebih tertib dan akurat.

Baca juga :   45 Ribu Lansia Akan Berangkat Haji di Tahun Ini

“Koordinasi ini penting supaya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, terutama terkait tunjangan dan program peningkatan kompetensi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pernyataannya berangkat dari semangat afirmasi kepada guru, bukan untuk membedakan atau memojokkan pihak tertentu. Pemerintah, kata dia, tengah mendorong perbaikan tata kelola melalui pendataan digital, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.

Saat ini, tercatat lebih dari 423 ribu guru madrasah belum tersertifikasi. Mereka yang memenuhi syarat akan diprioritaskan mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) secara bertahap.

Baca juga :   Kloter Kedua Calon Jemaah Haji Palembang Dilepas, 90,6 Persen Masuk Kategori Risti

“Kami serius mempercepat sertifikasi guru dan penyaluran Tunjangan Profesi Guru sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan,” tuturnya.

Kamaruddin juga menegaskan bahwa pengangkatan guru di madrasah swasta telah diatur dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 1006 Tahun 2021. Regulasi ini mengharuskan adanya rekomendasi Kantor Kemenag setempat dan seleksi terbuka oleh panitia.

Seperti diketahui, dalam rapat Komisi VIII DPR pada 28 Januari 2026, Kamaruddin sempat menyebut banyak guru diangkat yayasan tanpa sepengetahuan Kemenag sehingga menyulitkan pendataan dan penganggaran tunjangan profesi. Pernyataan itu pun menuai reaksi publik. (vid)

Guru Yayasan Kamaruddin Amin Kemenag Sekjen Kemenag
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTembus Pasar Internasional, Biji Kopi Robusta Asal Pagar Alam Diekspor ke Australia
Next Article Ayaneo Ungkap Chipset Pocket Play, Gunakan Dimensity 9300
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,747 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?