Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Minta Usut Tuntas Mafia Penggelapan Mobil Rental, Polda Sumsel Dipenuhi Karangan Bunga
Regional

Minta Usut Tuntas Mafia Penggelapan Mobil Rental, Polda Sumsel Dipenuhi Karangan Bunga

alwiBy alwi24/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Karangan bunga yang meminta usut tuntas mafia penggelapan mobil rental. (Denny Pratama/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Puluhan karangan bunga menghiasi sepanjang Jalan Jendral Sudirman, tepatnya depan Mapolda Sumsel, Kota Palembang, Senin (24/11) siang.

Karangan bunga yang dikirim dari berbagai lapisan masyarakat tersebut meminta aparat kepolisian Polda Sumsel mengusut tuntas mafia penggelapan mobil rental tanpa pandang bulu.

Baca juga :   Gubernur Sumsel Sebut Kedatangan Prabowo sebagai Energi Petani Menuju Pangan Nasional

Muhamad Fariz Dwi Saputra (37), korban penggelapan mengatakan, pada 25 Oktober 2025 kemarin telah membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang terkait dugaan penipuan dan penggelapan mobil rental miliknya.

“Saya selaku korban didukung teman-teman seprofesi se Indonesia, melakukan kiriman karangan bunga di Polda Sumsel sebagai bentuk ekspresi mendorong penyidik Unit Ranmor Polrestabes Palembang bekerja secara profesional, proporsional dan objektif,” kata Fariz.

Diwawancarai di kantor kuasa hukumnya, Senin (24/11) siang, Fariz mengatakan pengiriman karangan bunga ini sebagai bentuk kekecewaan sekaligus harapan dari pengusaha rental se nasional khususnya Sumsel dan Kota Palembang agar tidak ada lagi korban-korban lainnya.

Baca juga :   Jelang Idul Fitri, Polda Sumsel Sidak SPBU Cegah Penyimpangan BBM

“Kami memohon agar perkara ini terungkap terang benderang, sudah sangat jelas sekali. Tinggal mau atau tidak dari penyidik menyelesaikan atau menuntaskan kasus ini. sesuai data, ada 55 karangan bunga yang dikirim dari rekan sesama pemilik rental. Isinya agar mengusut tuntas sampa ke akar-akarnya,” katanya

Diceritakan oleh Fariz, kejadiannya bermula ketika BD yang bekerja sebagai sopir rental freelance menyewa mobil Toyota Innova Reborn kepadanya, Senin (18/8) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Kemudian mobil tersebut berpindah tangan ke RK dengan cara digadaikan, dari RK berpindah tangan lagi ke FA atau VN. Kami ada bukti kwitansinya senilai Rp100 juta. Lalu, dari VN berpindah lagi ke tangan OK dan sempat kami temukan mobil di Belitang,” ucap dia.

Baca juga :   Tak Kunjung Padam, Karhutla di Pulau Sumambu Ogan Ilir Hanguskan Lahan Seluas 15 Hektare

Masih dikatakan oleh Fariz, proses negosiasi pengambilan mobil miliknya dari tangan OK tak berjalan dengan baik. Sempat beberapa kali ketegangan antara dia dan OK. Hingga pada akhirnya OK meminta dipertemukan kembali dengan FA atau VN.

“Tetapi mobil tidak dikembalikan. Sampai di rumah FA atau VN mobil saya langsung ditahan dan pagar langsung ditutup. Ada oknum polisi yang terlibat menghalangi-halangi kami mengambi mobil. Tak lama datang angota polisi Polsek IT II Palembang dan sempat medias namun gagal lagi,” ungkapnya.

Akibat dari kejadian tersebut, Fariz harus kehilangan satu unit mobil Toyota Innova Reborn warna hitam dengan nopol BG 1781 HJ warna hitam.

Baca juga :   Layar Tancap Kembali Hidup di Semende: Film “Mother Earth” Jadi Jembatan Generasi untuk Lestarikan Adat Tunggu Tubang

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan belum memberikan keterangan resminya. “Sabar ya,” singkatnya. (DNP)

Mafia Penggelapan mobil Mobil rental Polda Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleApple Fokuskan Peningkatan Kinerja dan Fitur AI di iOS 27
Next Article Begal Sadis di Empat Lawang Ditembak, Keluarga Pelaku Sempat Hadang dan Kejar Polisi Saat Sita Barang Bukti
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,911 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,783 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,756 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?