RELUNG.ID – Pemerintah Kota Prabumulih terus mengawal ketat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar agar berjalan tertib dan transparan. Senin (16/6), kegiatan monitoring dilakukan di empat SD negeri, yakni SDN 46, SDN 47, SDN 15, dan SDN 25 Prabumulih.
Monitoring ini bertujuan memastikan proses penerimaan siswa berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi penyimpangan. Selain menyoroti teknis pelaksanaan, perhatian khusus juga diberikan pada peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak.
Nuning Mulya Franky, salah satu pejabat yang turut memantau langsung di lapangan, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bukan semata tanggung jawab sekolah.
“Parenting bukan hanya urusan rumah. Itu proses panjang yang sangat berpengaruh pada karakter dan kepribadian anak. Pendidikan harus menjadi kolaborasi antara guru dan orang tua,” tegasnya.
Ia mengingatkan pentingnya komunikasi dua arah antara sekolah dan wali murid. Guru diminta aktif menjalin hubungan yang terbuka, dialogis, dan mudah dipahami oleh orang tua, demi tumbuh kembang anak yang optimal.
“Jangan ada jarak antara guru dan orang tua. Diskusikan semua hal dengan bahasa yang sederhana, terbuka pada masukan, karena tujuan kita sama: masa depan anak-anak,” pungkas Nuning. (SMP)

