RELUNG.ID– Penyanyi Nadhif Basalamah mengaku mulai mempertimbangkan untuk meninggalkan dunia hiburan setelah terus menjadi korban pelecehan seksual secara verbal di media sosial.
Melalui unggahan di akun X pribadinya, pelantun lagu Penjaga Hati itu menegaskan dirinya tidak ingin menganggap pelecehan seksual sebagai konsekuensi yang harus diterima karena berstatus sebagai figur publik.
“If y’all tell me this is the consequence of being a public figure, I’d rather stop,” tulis Nadhif, dikutip Senin (29/6/2026).
Pernyataan tersebut langsung menyita perhatian warganet. Banyak yang menilai ucapan Nadhif sebagai isyarat bahwa dirinya siap meninggalkan dunia musik apabila tindakan pelecehan yang diterimanya terus dinormalisasi.
Sebelumnya, Nadhif mengungkapkan sudah tidak sanggup lagi menghadapi komentar-komentar bernada seksual yang diterimanya melalui platform X dan TikTok. Ia bahkan mengaku gemetar saat memutuskan untuk menceritakan pengalaman tersebut kepada publik.
“I don’t know whether it’s right to speak up and I’m shaking as I’m typing this, but the amount of harassment I’ve been receiving online here on X & TikTok is unbearable,” tulisnya.
Meski demikian, Nadhif menegaskan bahwa pernyataannya bukan ditujukan untuk menyerang komunitas tertentu. Ia mengaku tetap menghormati semua orang dan memiliki banyak teman dari berbagai latar belakang.
“Not that I have a problem with the community whatsoever. I’m not an anti (nor an ally), but I have a lot of friends of the community and I respect them a lot. The fact that this keeps on happening makes it even worse,” ungkapnya.
Sebagai bukti atas apa yang dialaminya, Nadhif turut mengunggah sejumlah tangkapan layar berisi komentar bernada seksual yang diterimanya. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar publik memahami alasan dirinya akhirnya memilih angkat bicara.
“Just to put things into perspective and to give all of you context on why I decided to speak about this. This isn’t okay guys. Please stop doing this,” tulisnya.
Curahan hati Nadhif mendapat dukungan luas dari warganet. Banyak yang meminta penyanyi tersebut tetap berkarya dan menegaskan bahwa pelecehan seksual, baik terhadap perempuan maupun laki-laki, tidak boleh dianggap sebagai hal yang wajar ataupun sebagai konsekuensi dari status seseorang sebagai figur publik.[YKP]

