RELUNG.ID – Satreskrim Polres OKU Timur berhasil mengungkap tiga tersangka yang menjadi Target Operasi (TO) dalam perkara kepemilikan senjata api rakitan.
Ketiga tersangka adalah, Jamalludin (31), ditangkap di rumahnya Dusun Kepu Desa Rasuan. OKU Timur. Kemudian, Sumidi (55) warga Dusun 7 dan Alex Chandra (38), mandor PT LPI.
Dari tersangka Jamalludin, polisi menyita 4 butir amunisi kaliber 3,8 MM dan sepucuk senpi rakitan jenis revolver warna hitam gagang cokelat.
Kemudian, dari tersangka Sumidi, polisi menyita sepucuk senpi rakitan jenis revolver beserta 5 butir amunisi 9 MM.
Lalu, dari tersangka Alex Chandra, polisi menyita sepucuk senpi rakitan revolver warna hitam gagang cokelat dan 5 butir amunisi kaliber 9 MM yang disembunyikan dalam gulungan kasur.
Operasi yang digelar selama 16 hari, 12 hingga 27 Juni 2026, menindaklanjuti Surat Telegram Kapolda Sumsel Nomor: 129/VI/OPS.1.3/2026 dan Surat Telegram Kapolres OKU Timur Nomor: 33/VI/OPS.1.3/2026.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono didampingi Waka Polres Kompol Hendri bersama Kasi Humas IPTU Rozi, Kasat Reskrim IPTU Rendi Ramadhan menyampaikan keberhasilan tersebut dalam rilis di Mapolres OKU Timur, Senin (29/6/2026).
“Selama 16 hari pelaksanaan Ops Senpi Musi 2026, Polres OKU Timur berhasil mengungkap 3 kasus dengan 3 tersangka. Ini artinya 100 persen target operasi yang diberikan Polda Sumsel berhasil kami capai,” ujar Kapolres.
Ketiga tersangka dijerat Pasal 306 KUHPidana No. 1 UU RI Tahun 2023 tentang kepemilikan senjata api tanpa hak, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.
Selain penindakan, Polres OKU Timur juga menerima penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat selama operasi. Total yang diserahkan sebanyak 32 pucuk senpi rakitan terdiri dari 10 pucuk laras panjang dan 22 pucuk laras pendek.
Sementara amunisi yang diserahkan berjumlah 72 butir, 17 butir untuk laras panjang dan 55 butir untuk laras pendek.
“Operasi ini merupakan komitmen Polri dalam memberantas peredaran senjata api ilegal untuk menjaga kondusivitas dan keamanan masyarakat di OKU Timur. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senpi yang dimilikinya,” pungkasnya. (MZN)

