RELUNG.ID – Nahas dialami seorang pengendara motor, Suharman (48) yang tewas saat akan menjemput anaknya pulang dari pesantren.
Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) ini terjadi di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya di depan akses masuk perumahan Citraland, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sabtu (12/4) pagi.
Suharman sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
Sedangkan anaknya D (16) yang dibonceng hanya mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit yang sama.
Berdasarkan data dihimpun, peristiwa kejadiannya bermula ketika korban Suharman hendak pulang ke rumah dari menjemput anaknya Deo di pesantren yang berada di kawasan Kecamatan Gandus Palembang.
Kemudian, setiba di tempat kejadian perkara (TKP), fuso dump dengan nopol BG 8179 IA yang dikemudikan oleh Johandi (49) memutar balik di U Turn dan hendak masuk ke Jalan H Sarkowi Sungai Pedado, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Diduga melaju dengan kecepatan tinggi, sepeda motor yang dikemudikan oleh korban menabrak ban belakang sisi samping sebelah kiri fuso dump.
Alhasil, korban pun terpental dan tak sadarkan diri sehingga langsung dilarikan ke RS Mohammad Housein Palembang.
“Korban mengalami luka berat pada kepala bagian depan luka robek, gigi depan patah dan tidak sadarkan diri. Sempat kita Evakuasi ke RSMH Palembang,” kata Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan melalui Kanit Gakkum AKP AR Sikakum.
AR Sikakum menjelaskan, untuk sopir fuso dump berinisial J bersama kendaraannya dan sepeda motor milik korban telah diamankan di Pos Lakalantas Musi II untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Sopir masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif,” pungkasnya. (DNP)

