RELUNG.ID- Presiden Prabowo Subianto sempat menjajal perjalanan menggunakan kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Tanah Abang, Selasa (4/11/2025).
Kunjungan ini dilakukan usai peresmian gedung baru Stasiun Tanah Abang yang telah rampung direvitalisasi. Prabowo tiba di Stasiun Manggarai sekitar pukul 10.50 WIB dengan mengenakan pakaian safari berwarna krem khas dirinya.
Turut mendampingi dalam kesempatan itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin.
Sebelum naik KRL, Prabowo tampak menyapa dan berbincang dengan sejumlah warga di stasiun.
“Mau ke mana kamu?” tanya Prabowo kepada seorang anak kecil yang sedang menunggu kereta bersama ibunya.
“Mau ke Tanah Abang, Pak,” jawab sang ibu sambil tersenyum.
Presiden juga sempat berkeliling di Stasiun Manggarai untuk meninjau area peron serta mendengarkan penjelasan mengenai rencana pengembangan stasiun.
Ia kemudian menghampiri warga dan petugas yang berkumpul melihat kehadirannya.
“Mana yang mau minta foto?” ujar Prabowo sambil tertawa.
“Pak, foto, Pak!” sahut beberapa warga yang langsung mengabadikan momen bersama Presiden.
Setelah itu, Prabowo naik ke salah satu gerbong KRL menuju Stasiun Tanah Abang. Di dalam kereta, ia duduk berdampingan dengan Dirut KAI Bobby Rasyidin dan sempat berbincang dengan sejumlah penumpang.
Sesampainya di Stasiun Tanah Abang, Prabowo mengaku terkesan dengan perjalanan menggunakan KRL.
“Baru saja saya naik kereta api dari Manggarai, saya sangat terkesan. Karena waktu saya muda, memang saya naik kereta api terus. Saya ini orang yang paling suka dengan kereta api,” ujar Prabowo.
Prabowo menilai sistem transportasi massal seperti kereta api merupakan bagian vital dalam kehidupan masyarakat. Ia menyoroti tingginya jumlah pengguna transportasi ini di Indonesia.
“Kereta api Indonesia dengan semua sistemnya dilaporkan pada saya, mengangkut 486 juta penumpang setiap tahun,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintahannya akan fokus memperkuat sistem perkeretaapian nasional, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik.
“Memang sistem kereta api kita ini akan menjadi fokus perhatian dari program pemerintah yang saya pimpin,” tegasnya.[YKP]

