RELUNG.ID- Raut kecewa sempat terlihat di wajah ratusan murid SD Negeri 129 Palembang, Rabu (23/4/2025). Sejak pagi mereka sudah berdiri rapi di pinggir Jalan Kolonel Haji Burlian, mengibarkan bendera merah putih kecil, sambil meneriakkan nama Presiden Prabowo Subianto dengan semangat membuncah.
Presiden dijadwalkan akan meninjau program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG), di sekolah mereka.
Namun, harapan untuk bertemu langsung dengan orang nomor satu di negeri ini sirna saat mobil dinas Presiden hanya melintas tanpa berhenti. Rombongan langsung melaju ke Kabupaten Banyuasin untuk agenda lain.
Di tengah kekecewaan yang mulai terasa, Kepala SDN 129 Palembang, Mat Genti, mencoba menenangkan hati anak-anak didiknya. Ia mengeluarkan ponselnya, lalu mengajak para murid berswafoto bersama.
“Ayok sini, foto bareng Bapak,” ajaknya sambil tersenyum.
Anak-anak pun berlarian kecil mendekat. Mereka tertawa, saling dorong penuh keceriaan, berusaha masuk dalam jangkauan kamera sang kepala sekolah. Sorot kecewa di mata mereka perlahan berganti dengan semangat baru, meskipun Presiden tak jadi mampir.
“Iya, ini biar anak-anak nggak terlalu kecewa lah,” ujar Genti dengan nada tulus.
Ia mengakui, pihak sekolah sempat mendapat informasi bahwa Presiden akan meninjau program MBG di sekolah. Persiapan pun dilakukan, dan para murid diajak menyambut langsung kehadiran Presiden.
Bahkan sejak pukul 07.00 WIB, sekolah sudah dijaga ketat oleh aparat keamanan. Beberapa kendaraan taktis TNI juga terlihat stanby di sekitar sekolah.
Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, kabar pembatalan kunjungan mulai beredar. Tak ingin anak-anak pulang dengan kecewa, Genti mengajak mereka berdiri di pinggir jalan untuk tetap memberi semangat setidaknya melihat langsung mobil Presiden melintas.
“Anak-anak tetap antusias saat lihat mobil Presiden tadi,” katanya.
Bagi seorang anak, melihat pemimpinnya dari kejauhan bisa menjadi momen yang tak terlupakan. Seperti Mahza, salah satu murid kelas 5 yang sempat punya harapan besar.
“Tadinya mau bilang ke Presiden langsung. Cita-cita Mahza ingin jadi dokter,” ucapnya malu-malu.
“Tapi tadi sudah diajak Kepala Sekolah lihat Pak Presiden lewat. Senang juga”tambah Mahza. [YKP]

