RELUNG.ID – Putus sekolah sejak SMP bukan akhir segalanya bagi Nando Ariansyah. Pemuda 25 tahun asal Musi Banyuasin ini membalikkan nasib setelah mengikuti Musi Banyuasin Vocational Center (MVC), program pelatihan kerja yang digagas PT Pertamina EP (PEP) Zona 4. Kini, Nando bekerja di sektor migas sebagai helper di PT Indo Sino Oil & Gas, Morowali, Sulawesi Tengah.
“Saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Sekarang saya punya penghasilan dan bisa bantu ibu serta adik-adik,” kata Nando saat diwawancarai.
Nando merupakan satu dari puluhan peserta yang lulus dari Pelatihan Welder SMAW (Shielded Metal Arc Welding) 4G yang digelar di Petrotekno Training Center, Batam. Program ini merupakan salah satu bagian dari upaya PEP Zona 4 untuk mencetak tenaga kerja terampil dari lingkungan sekitar wilayah operasi, khususnya di area Pendopo Field.
Kisah hidup Nando bukan tanpa perjuangan. Putus sekolah karena himpitan ekonomi, sempat bekerja serabutan dan ikut borongan, hingga akhirnya bisa menyelesaikan SMA setelah kondisi keuangan keluarga sedikit membaik. Namun titik balik hidupnya dimulai saat ia mengikuti pelatihan MVC.
Kini, Nando menjadi tulang punggung keluarga menggantikan sang ibu yang selama ini mengandalkan hasil bertani demi mengobati suami yang sakit dan menyekolahkan anak-anaknya. Berbekal keterampilan yang diperoleh dari MVC, Nando mengambil alih peran itu dengan mantap.
Program MVC sendiri sudah digelar sejak 2021, hasil kolaborasi antara PT Pertamina EP Zona 4 dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin. Fokusnya adalah meningkatkan kompetensi generasi muda melalui pelatihan teknis, seperti scaffolding dan welding.
Manager CID Regional 1, Iwan Ridwan Faizal menegaskan, MVC bukan sekadar pelatihan, tapi bentuk komitmen jangka panjang terhadap pemberdayaan masyarakat.
“Pelatihan ini bukan hanya membuka peluang kerja, tapi juga menyiapkan tenaga kerja terampil untuk kebutuhan industri, termasuk saat peremajaan dan pemeliharaan fasilitas migas,” tegas Iwan.
Hingga saat ini, total 149 peserta telah mengikuti program MVC, dengan 14 orang di antaranya berasal dari area operasi PEP Zona 4. Program ini jadi bukti konkret bagaimana investasi sosial perusahaan bisa mengangkat kualitas hidup masyarakat dari bawah. (SMP)

