RELUNG.ID – Ombudsman Republik Indonesia menyoroti rendahnya partisipasi pekerja informal miskin dan miskin ekstrem dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Hal ini terjadi karena sebagian besar dari mereka lebih memilih menggunakan uang yang dimiliki untuk kebutuhan pokok sehari-hari daripada membayar iuran.
Pimpinan Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, menjelaskan bahwa meskipun iuran untuk program JKK dan JKM relatif kecil, yakni Rp16.800 per bulan, jumlah tersebut masih terasa berat bagi pekerja informal dari kelompok rentan.
“Rp16.800 mungkin terlihat kecil, tapi bagi mereka, uang itu bisa membeli 1 hingga 1,5 kilogram beras. Pilihan logis mereka adalah mengutamakan kebutuhan mendesak seperti makan,” ujar Robert dalam diskusi publik yang digelar di Gedung Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2025).
Robert menambahkan, pekerja informal cenderung memprioritaskan kebutuhan harian karena risiko yang ditanggung oleh program jaminan sosial belum dirasakan secara langsung. Oleh karena itu, dia berharap pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan dapat menawarkan alternatif pembiayaan lain untuk memperluas cakupan perlindungan sosial.
“Kami menginginkan agar pemerintah dan BPJS melihat ini sebagai pemenuhan tanggung jawab negara, bukan aksi karikatif atau belas kasihan kepada yang miskin,” tegas Robert.
Data hingga Desember 2024 menunjukkan bahwa dari 30,85 juta pekerja informal rentan di Indonesia, baru sekitar 2,97 juta yang memperoleh perlindungan melalui program Bantuan Subsidi Iuran (BSI). Program ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di 33 provinsi dan 312 kabupaten/kota.
Namun, masih ada sekitar 27,8 juta pekerja informal rentan yang belum tersentuh program perlindungan jaminan sosial tersebut. Robert berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BPJS Ketenagakerjaan dapat segera meningkatkan jangkauan program agar lebih banyak pekerja informal yang terlindungi.[THQ]

