Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Panen Menurun Akibat Jamur, Petani Cabai di Muara Enim Merugi
Indeks

Panen Menurun Akibat Jamur, Petani Cabai di Muara Enim Merugi

alwiBy alwi18/01/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Tanaman cabai sejumlah petani di Desa Lubuk Empelas, Kecamatan Muara Enim, Sumsel diserang jamur dan membusuk atau antraknosa. Akibatnya, panen pun menurun hingga menyebabkan petani merugi.

Salah satu petani Cabai Setan, Irham (45) mengatakan sudah kurang lebih satu bulan, dirinya mendapati adanya jamur atau oenyakit antraknosa yang menyerang tanaman cabai miliknya, tentunya hal ini membuat sebagian cabai membusuk dan perlahan mati.

Baca Juga: KPU PALI Pastikan Seleksi PPS Sesuai PKPU

Menurutnya, penyebab adanya antraknosa ini dikarenakan perubahan cuaca yang tidak menentu, serta hujan yang turun cukup deras dengan durasi yang lama, sehingga tanaman Cabai dan tekstur tanah menjadi lembab yang memunculkan jamur pada buah Cabai.

“Sebagian tanaman cabai membusuk sehingga hasil panen petani cabai menurun drastis, kalau ini dibiarkan bisa menyerang seluruh tanaman cabai,” katanya, Rabu (18/1).

Tanaman cabai miliknya kurang lebih berusia sekitar 1 tahun, ini merupakan panen ke-9. Namun, karena keberadaan penyakit antraknosa itu hasil panennya menurun, karena beberapa tanaman cabai miliknya telah mati dan tidak tertolong.

Dia pun mengaku saat ini terpaksa menghentikan dahulu penyemprotan mengingat penyebaran antraknosa yang begitu cepat, selama ini tanaman cabai miliknya tidak pernah mengalami penurunan hasil panen, sejak diserang antraknosa inilah hasil panen terasa sangat menyusut. Padahal, biasanya setiap panent selalu meningkat dari awal 15 kilogram, kini 150 kilogram.

“Saat ini terasa sangat menyusut, mungkin akan dipangkas dan tanam ulang kalau penyakit ini menyebar,” ujarnya.

Baca Juga: Terlibat Pembunuhan Berencana Brigadir J, Istri Sambo Hanya Dituntut 8 Tahun Penjara Karena Dinilai Sopan

Harga cabai juga tidak menentu, sesuai harga pasar, saat ini agen minta Rp37 ribu per kilogram, untuk jumlah sendiri tidak menentu, sesuai hasil panen. kadang kalau buahnya sedang lebat baru sesuai permintaan agen “Kalau hasil panen sedikit, yang sedikit itulah yang kita jual ke Agen, pokoknya sesuai hasil panen, dengan harga mengikuti pasar,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah setempat melalui dinas terkait, untuk bisa mencarikan solusi terkait penyebaran antraknosa ini “Dengan adanya solusi maka petani tidak terlalu merugi karena keberadaan penyakit tersebut, selama ini kami belum pernah melaporkan permasalahan Antraknosa ini kepada pemerintah,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPU PALI Pastikan Seleksi PPS Sesuai PKPU
Next Article Pemuda di Palembang Bobol Dua Minimarket, Puluhan Pack Rokok Dibawa Kabur
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,898 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,771 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,743 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?