Fenomena alam terjadi di Pantai Sampur di Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. Fenomena tersebut yakni air di Pantai Sampur mendadak surut.
Dalam video yang direkam oleh warga terlihat, pantai yang biasanya dipenuhi dengan air, namun hanya terlihat hamparan pasir yang luas. Warga pun berbondong-bondong memenuhi pantai untuk melihat fenomena langkah tersebut.
Belum diketahui penyebabnya fenomena ini. Namun, fenomena tersebut mirip dengan tanda akan terjadinya tsunami.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan fenomena tersebut merupakan fenomena biasa disebut surut musiman. Dimana, Bangka Belitung tidak termasuk dalam lempeng aktif gempa yang dapat menyebabkan tsunami.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, panik dan takut terhadap fenomena ini,” katanya, Kamis (13/10).
Pihaknya juga telah mengecek lokasi, dan melihat posisi air laut saat ini memang sedang surut, dan ini biasa ketika mau masuk musim barat. Air laut ini nantinya akan kembali ketika gaya tarik tersebut melemah atau saat akan pasang.
“Fenomena pasang surut ini dipengaruhi bulan yang saat ini dekat dengan bumi. Sebab, pada 10 Oktober kemarin terjadi fenomena full moon,” ungkapnya.
Sementara itu, BMKG Pangkal Pinang menyebutkan tidak ada aktivitas kegempaan di Bangka Tengah dan sekitarnya. Hal ini berdasarkan pantauan analisi rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat. Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat tidak perlu panik terhadap adanya isu tsunami yang muncul di media sosial.
“Tapi kami minta agar masyarakat tetap waspada dan memantau informasi terkini dari BMKG,” tulisnya dalam keterangan resminya.

