Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Pasar Batu Bara Global Diprediksi Tertekan di 2025
Bisnis

Pasar Batu Bara Global Diprediksi Tertekan di 2025

alwiBy alwi26/12/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi pertambangan. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pengaruh transisi energi, dinamika geopolitik dan perubahan kebijakan di berbagai negara membuat pasar batu bara global diprediksi tertekan di tahun 2025 mendatang.

Tekanan berat pasar batu bara ini baik dari sisi harga maupun permintaan secara global.

Baca juga :   Hyundai Ungkap SUV Listrik Pertamanya Elexio, Hanya untuk Pasar Cina

Hal ini juga mulai terlihat sepanjang tahun 2024, di mana harga kontrak berjangka batu bara Newcastle mengalami penurunan 8,73 persen secara Year to Date (YtD) atau mencapai 125 Dolar AS (Rp2 juta) per ton pada akhir tahun.

Penurunan ini didorong oleh lemahnya permintaan dari Tiongkok akibat perlambatan ekonomi dan sektor manufaktur, serta peralihan Eropa ke energi terbarukan.

Selain itu, komitmen India terhadap pengembangan energi terbarukan diyakini ikut menekan konsumsi batu bara.

Baca juga :   Hadir di Tiongkok, Yuk Simak Spesifikasi Vivo Y200 Series

Peningkatan produksi domestik di Tiongkok telah memperburuk kondisi kelebihan pasokan. Sementara pelemahan aktivitas industri di Amerika Serikat (AS) dan Eropa semakin mengurangi permintaan global.

Menurut riset RHB Sekuritas pada 20 Desember 2024, harga batu bara acuan diperkirakan turun menjadi 120 Dolar AS (Rp1,9 juta) per ton pada 2025, lebih rendah dibandingkan proyeksi 2024 sebesar 135 Dolar AS (Rp2,1 juta) per ton.

Meski demikian, margin perusahaan tambang diprediksi tetap bertahan. Permintaan batu bara global diperkirakan stabil, didukung kebutuhan dari India dan negara-negara ASEAN.

Baca juga :   Siapkan 80 Miliar Dolar untuk Pengembangan AI

Namun, peningkatan pasokan dari energi alternatif seperti gas alam diproyeksikan memberikan tekanan tambahan pada harga.

Laporan Market Outlook 2025 dari OCBC Sekuritas memperkirakan penurunan permintaan batu bara global sebesar 0,3 persen pada 2025, berdasarkan data International Energy Agency (IEA).

India dan negara-negara ASEAN diproyeksikan menjadi penopang utama konsumsi batu bara, di tengah melemahnya permintaan dari Tiongkok dan negara maju.

Baca juga :   Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Kembali Turun

Sementara itu, Australia berencana memangkas ekspor batu bara termal dan metalurgi pada 2025-2026, sehingga memperketat pasokan.

Dengan kombinasi pasokan yang stagnan dan permintaan yang menurun, harga batu bara Newcastle diprediksi berkisar antara 100 Dolar AS hingga 110 Dolar AS per ton, lebih rendah dari rata-rata 135,9 Dolar AS per ton pada 2024. (YIP)

Negara ASEAN Newcastle Pasar Batu Bara Tiongkok
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleProgres 47 Tower Rusun di IKN Capai 91,36 Persen, Pemanfaatan Dimulai Sebelum Pemindahan ASN
Next Article Percepatan Swasembada Pangan, 10 Ribu Hektare Lahan Difokus Tanam Jagung
alwi

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,886 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,758 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,732 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?