RELUNG.ID- Video seorang pegawai minimarket menangis saat memergoki dua perempuan yang diduga mengutil barang dagangan viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Kota Batu Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan.
Dalam video yang beredar, pegawai tersebut terlihat menangis dan meluapkan kekesalannya saat memeriksa dua perempuan paruh baya yang diduga menyembunyikan sejumlah barang minimarket di balik pakaian mereka.
“Ya Allah, kenapa kamu tega sekali sama kami. Kamu tahu tidak, kami ini setiap bulan bayari ini (barang yang dicuri), Rp4 juta kami minus,” ujar pegawai tersebut dalam video yang diunggah akun Instagram muaraduakece, Kamis (24/9/2026).
Dua perempuan yang diduga terpergok mengutil itu kemudian diminta membuka jaket. Sejumlah barang terlihat berada di balik pakaian dan saku mereka.
Pegawai tersebut kembali menangis setelah melihat banyak barang yang diduga hendak dibawa tanpa dibayar.
“Ini sebanyak ini, astagfirullah. Ada otak enggak sih kamu ini. Kami di sini kerja. Mau kami laporkan, kami polisikan,” katanya.
Ia mengaku kerugian akibat aksi pencurian di minimarket tersebut selama ini harus ditanggung para pegawai. Bahkan, menurut dia, nilainya dapat mencapai jutaan rupiah setiap bulan.
“Kami berjuta-juta bayar ini. Tiap bulan kami diperiksa ini. Gaji kami saja kadang tidak cukup buat bayar ganti rugi,” ujarnya.
Pegawai itu juga mengaku awalnya tidak mencurigai kedua perempuan tersebut. Ia bahkan tetap memberikan pelayanan ketika keduanya berbelanja.
“Tadi kali nanya-nanya, kami jawab, kami layani. Tidak tahunya mereka tega begini,” katanya.
Dalam video tersebut, muncul dugaan bahwa kedua perempuan itu mengajak pegawai berbicara untuk mengalihkan perhatian saat mengambil barang. Namun, hal tersebut belum terkonfirmasi.
Video tersebut kemudian menyebar di media sosial dan mendapat beragam tanggapan dari warganet.
Belum diketahui secara pasti identitas kedua perempuan tersebut maupun tindak lanjut atas kejadian itu. Konfirmasi kepada pihak terkait masih diupayakan.[YKP]

