Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pemkot Palembang Benahi Pasar 26 Ilir, Siap Naik Kelas Jadi Destinasi Kuliner Modern
Regional

Pemkot Palembang Benahi Pasar 26 Ilir, Siap Naik Kelas Jadi Destinasi Kuliner Modern

RiyadiBy Riyadi23/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Suasana penataan kawasan Pasar 26 Ilir atau yang dikenal sebagai Pasar Pempek, dengan menggandeng Bank Indonesia (BI).(Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Pemerintah Kota Palembang terus mempercantik kawasan strategis, khususnya sektor wisata kuliner yang menjadi identitas daerah. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penataan kawasan Pasar 26 Ilir atau yang dikenal sebagai Pasar Pempek, dengan menggandeng Bank Indonesia.

Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, turun langsung meninjau kondisi lapangan guna memastikan rencana penataan berjalan secara komprehensif, tidak hanya dari sisi estetika, tetapi juga kenyamanan dan standar kesehatan lingkungan.

“Pasar 26 Ilir ini sudah dikenal luas, bahkan viral sebagai destinasi kuliner unggulan. Tantangan kita sekarang adalah meningkatkan kualitasnya agar naik kelas dan mampu bersaing dengan destinasi modern lainnya,” ujar Isnaini.

Baca juga :   Polda Sumsel Musnahkan 11,7 Kg Sabu dan 1.317 Butir Ekstasi, 16 Kurir Diamankan



Penataan ini merupakan bagian dari sinergi Pemkot Palembang dengan program Bank Indonesia dalam pengembangan kawasan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS). Program tersebut tidak hanya berfokus pada sertifikasi produk, tetapi juga penguatan ekosistem kawasan secara menyeluruh.

Sejumlah aspek strategis menjadi fokus penataan, mulai dari revitalisasi tampilan depan kawasan agar lebih representatif, pembangunan gerbang masuk yang ikonik sebagai penanda destinasi wisata, hingga perbaikan jalur pedestrian guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Selain itu, penataan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara juga menjadi perhatian agar lebih higienis dan tidak mengganggu aktivitas pasar.

Baca juga :   WNI Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jepang, Jenazah Segera Dipulangkan ke Palembang

Pemkot Palembang juga ingin menciptakan pengalaman wisata yang lebih terintegrasi. Dengan penataan ini, pengunjung diharapkan tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati suasana ruang publik yang tertata dengan baik.

Meski perencanaan teknis masih dalam tahap koordinasi bersama Bank Indonesia, pemerintah membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Keterlibatan sektor perbankan lain maupun pihak swasta melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai penting untuk mempercepat realisasi program.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Perlu kolaborasi multipihak agar penataan ini optimal dan hasilnya benar-benar berdampak. Kita keroyokan supaya tidak setengah-setengah,” tegas Isnaini.

Baca juga :   Usai Jadi Cagar Budaya, Menara Ampera Bakal Dibuka untuk Wisatawan

Lebih lanjut, Isnaini menekankan pentingnya peran masyarakat, khususnya pedagang dan warga sekitar, dalam menjaga keberlanjutan program penataan ini.

Menurutnya, kawasan yang rapi, bersih, dan nyaman akan meningkatkan daya tarik wisatawan, yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal.

“Saat ini banyak destinasi baru bermunculan. Jika kita tidak berbenah, Pasar 26 Ilir bisa tertinggal. Tapi kalau kawasan ini rapi, bersih, dan nyaman, pengunjung akan terus datang. Ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.[YKP]

26 Ilir Ditata Jadi Wisata Kuliner Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUsulan Denda KTP Hilang Mengemuka, Bima Arya Soroti Beban Negara dan Minimnya Kesadaran Warga
Next Article Google Wallet Hadirkan Fitur Pelacakan Penerbangan Langsung di Layar Utama Android
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,911 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,783 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,756 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?